Saya dulu mengira penyelesaian (settlement) blockchain itu sederhana: begitu sebuah transaksi muncul di sebuah blok, pekerjaannya pada dasarnya selesai.

Namun setelah menelaah lebih dekat @Dusk, saya menyadari bahwa hal itu melewatkan perbedaan penting.

Siklus hidup transaksi Dusk memisahkan penerimaan blok (block acceptance) dari finalitas (finality). Menurut dokumentasi Dusk, blok yang sudah diterima masih bisa dibatalkan. Sebuah blok dan transaksi di dalamnya menjadi final ketika peristiwa (event) "blocks/statechange" melaporkan status sebagai "finalized".

Perbedaan itu menjadi semakin menarik ketika melihat mekanisme di baliknya.

DuskDS menggunakan Succinct Attestation, protokol konsensus proof-of-stake (PoS) tanpa izin (permissionless) berbasis komite milik Dusk. Setiap putaran konsensus bergerak melalui tahap proposal, validasi, dan ratifikasi, dengan ratifikasi yang memfinalkan blok serta memberikan finalitas yang deterministik.

Untuk aktivitas blockchain yang biasa, perbedaan antara dimasukkan dalam blok yang diterima dan mencapai finalitas terdengar teknis. Namun untuk infrastruktur keuangan, saya rasa ini memunculkan pertanyaan yang jauh lebih praktis: pada titik kapan sistem lain seharusnya mulai mengandalkan sebuah transaksi sebagai final?

Hal itu mengubah cara saya memandang kecepatan blockchain.

Mungkin kualitas settlement tidak semata-mata dinilai dari seberapa cepat transaksi muncul. Yang juga penting adalah adanya titik yang didefinisikan dengan jelas, di mana status yang dihasilkan menjadi final.

Itulah mengapa pendekatan Dusk terhadap finalitas menjadi bagian yang menarik dari infrastruktur pasar keuangannya—terpisah dari fitur privasi yang biasanya justru mendapat perhatian lebih.

@Dusk_Foundation $DUSK #dusk