Samsung Electronics dan SK Hynix mengumumkan rencana pengembalian kepada pemegang saham dengan menggunakan lebih dari 50% arus kas bebas, atau FCF, untuk pengembalian kepada pemegang saham, sehingga memunculkan pertanyaan apakah perusahaan semikonduktor Korea mengembalikan lebih sedikit kepada pemegang saham dibandingkan pesaing seperti SanDisk dan Micron. Menurut Odaily, lembaga industri dan keuangan mengatakan metrik kas di balik kedua kebijakan tersebut tidak sama, sehingga perbandingan sederhana antara 50% dan 100% tidak adil.
FCF umumnya merujuk pada kas yang dihasilkan dari operasi setelah belanja modal dan pengeluaran investasi lainnya, dan metrik ini dapat dihitung dengan relatif objektif dari laporan arus kas. Samsung Electronics sebelumnya mengatakan akan menggunakan 50% dari FCF kumulatif dari tahun 2024 hingga 2026 untuk pengembalian kepada pemegang saham, sementara SK Hynix berencana mengalokasikan lebih dari 50% dari FCF kumulatif dari tahun 2025 hingga 2027 untuk pengembalian kepada pemegang saham.
