Hari ini di perjalanan pulang, aku teringat kereta api perpisahan yang kutelepas setahun yang lalu. Aku membawa kebingungan dan kecemasan tentang masa depan; perasaanku hari ini pun masih sulit terkendali……
Jika Tuhan memberimu satu kesempatan lagi untuk memilih, apakah kamu akan tetap bermain koin? Hari ini, jawabanku adalah tidak.
Sebelum mengenal trading koin, hidup terasa hidup. Saat jam pulang kerja, yang kupikirkan hanya menikmati makanan lezat untuk memanjakan diri, dan di akhir pekan pergi jalan-jalan ke mana pun. Setelah masuk ke dunia koin, setiap hari emosi digerakkan oleh chart K-line; tak bisa fokus makan maupun berpikir. Aku terus berada di jalan menuju likuidasi paksa, kehilangan akun demi akun. Saat sudah gelap, tak ada hidup yang aku rasakan—yang ada hanya K-line; tidak ada satu hari pun yang benar-benar terasa baik.
Ada yang rugi sepuluh ribu, ada yang rugi seratus ribu. Mereka bertanya padaku, apa yang harus dilakukan? Selagi kamu belum terjerumus terlalu dalam, segeralah menoleh dan kembali. Kembalilah ke kehidupan yang normal, nikmati hangatnya kehidupan sehari-hari—inilah tujuan yang seharusnya dimiliki manusia.#数字货币