Saya yakin $XRP , $XLM , dan $HBAR akan memainkan peran besar dalam sistem keuangan digital Amerika. Bukti transaksi (receipt) sudah menumpuk. 🇺🇸
Lupakan soal harga dulu dan ikuti ke mana uang AS yang teregulasi benar-benar bisa pergi.
Uang dapat masuk ke XRP melalui produk exchange-traded langsung di NYSE Arca, Nasdaq, dan Cboe.
Institusi dapat melakukan lindung nilai XRP melalui CME Group.
Mereka juga dapat mengakses XRP melalui Ripple Prime.
Dan Ripple kini sudah mendapat persetujuan OCC awal yang bersifat kondisional untuk Ripple National Trust Bank.
Itu adalah jalur institusional dari produk investasi → derivatif → prime brokerage → infrastruktur perbankan.
Sekarang ikuti XLM.
Ekosistem BENJI milik Franklin Templeton sudah menempatkan dana money market pemerintah yang terdaftar di AS di Stellar.
Pengaturan Agustus dari SEC memungkinkan dana terdaftar Franklin menggunakan OnChain Fund tersebut untuk manajemen kas dan jaminan lending sekuritas, dengan dana yang berpartisipasi menerima wallet Stellar.
Kemudian Visa menggunakan Stellar dalam infrastruktur penyelesaian stablecoin-nya.
PayPal dengan PYUSD sudah berjalan di sana.
Futures XLM dari CME memberi institusi titik akses teregulasi lainnya.
Dan dengan HBAR, ceritanya masuk ke korporasi Amerika.
ETF HBAR Canary diperdagangkan langsung di Nasdaq dan dapat melakukan staking HBAR.
Tata kelola Hedera mencakup Google, IBM, Dell, ServiceNow, FedEx, Mondelēz, dan BitGo.
FedEx bukan hanya logo di situs web.
Mereka bergabung dengan Hedera Council dan mengoperasikan node jaringan.
Kemudian Accenture masuk pada 2026.
Sekarang kita perbesar pandangannya (zoom out).
Setiap aset kini makin terikat pada fungsi jaringan yang nyata juga.
XRP membayar biaya XRPL dan mendukung cadangan.
XLM membayar biaya Stellar dan menjaga cadangan jaringan.
HBAR membayar setiap biaya transaksi Hedera dan mengamankan konsensus.
Jadi tesis saya bukan sekadar bahwa Amerika akan “mengadopsi kripto.”
Melainkan bahwa bagian-bagian dari keuangan Amerika sudah dihubungkan ke tiga jaringan ini dengan cara yang benar-benar nyata.
Lupakan soal harga dulu dan ikuti ke mana uang AS yang teregulasi benar-benar bisa pergi.
Uang dapat masuk ke XRP melalui produk exchange-traded langsung di NYSE Arca, Nasdaq, dan Cboe.
Institusi dapat melakukan lindung nilai XRP melalui CME Group.
Mereka juga dapat mengakses XRP melalui Ripple Prime.
Dan Ripple kini sudah mendapat persetujuan OCC awal yang bersifat kondisional untuk Ripple National Trust Bank.
Itu adalah jalur institusional dari produk investasi → derivatif → prime brokerage → infrastruktur perbankan.
Sekarang ikuti XLM.
Ekosistem BENJI milik Franklin Templeton sudah menempatkan dana money market pemerintah yang terdaftar di AS di Stellar.
Pengaturan Agustus dari SEC memungkinkan dana terdaftar Franklin menggunakan OnChain Fund tersebut untuk manajemen kas dan jaminan lending sekuritas, dengan dana yang berpartisipasi menerima wallet Stellar.
Kemudian Visa menggunakan Stellar dalam infrastruktur penyelesaian stablecoin-nya.
PayPal dengan PYUSD sudah berjalan di sana.
Futures XLM dari CME memberi institusi titik akses teregulasi lainnya.
Dan dengan HBAR, ceritanya masuk ke korporasi Amerika.
ETF HBAR Canary diperdagangkan langsung di Nasdaq dan dapat melakukan staking HBAR.
Tata kelola Hedera mencakup Google, IBM, Dell, ServiceNow, FedEx, Mondelēz, dan BitGo.
FedEx bukan hanya logo di situs web.
Mereka bergabung dengan Hedera Council dan mengoperasikan node jaringan.
Kemudian Accenture masuk pada 2026.
Sekarang kita perbesar pandangannya (zoom out).
Setiap aset kini makin terikat pada fungsi jaringan yang nyata juga.
XRP membayar biaya XRPL dan mendukung cadangan.
XLM membayar biaya Stellar dan menjaga cadangan jaringan.
HBAR membayar setiap biaya transaksi Hedera dan mengamankan konsensus.
Jadi tesis saya bukan sekadar bahwa Amerika akan “mengadopsi kripto.”
Melainkan bahwa bagian-bagian dari keuangan Amerika sudah dihubungkan ke tiga jaringan ini dengan cara yang benar-benar nyata.
