🔥 Mengapa sebagian besar investor kecil ritel justru rugi? Apakah semuanya mudah terjebak FOMO pada waktu yang sama?

Semua berawal dari psikologi. Rasa takut tertinggal, takut berada di luar permainan… gelisah saat melihat orang lain bisa menghasilkan uang dari investasi.

Di “era digital” saat ini, yang bergerak paling cepat adalah informasi. Dan informasi itu mengenai titik yang benar-benar diperhatikan oleh banyak orang… lalu menjadi efek penyebaran informasi yang sangat kuat.

Proyek-proyek coin, konglomerat, atau bank… tetap beroperasi seperti biasa, nilai masih terjaga dan fluktuasinya tidak terlalu besar. Tapi beberapa kisah yang dimodifikasi dari kanal informasi, lalu tokoh-tokoh terkenal ikut menggemparkan, akhirnya berubah menjadi semacam demam, gelombang FOMO…

Semakin banyak orang pamer profit, maka semakin menguatkan cara berpikir. “Kalau aku tidak ikut, nanti aku akan tertinggal di belakang”

- Aku tidak seharusnya ketinggalan, karena orang lain masih menghasilkan uang… lalu malah ikut-ikutan melompat seperti anak lemah terbakar api. Melihat orang lain untung besar adalah Ilusi Kekuatan, lalu langsung bermain pakai leverage. Rugi dobel terus.

Terutama untuk kalangan mahasiswa, juga para pekerja dengan penghasilan yang normal. Ingin mengubah hidup lewat investasi, ingin berbalik nasib… makin mudah terjebak leverage dan justru paling mudah “putus”.

Dan tentu saja… semuanya berasal dari psikologi: semua orang takut. Tapi tidak menyadari bahwa di luar sana juga banyak orang yang takut, lalu langsung membeli dengan buta. Akhirnya pasar jadi berfluktuasi tajam… lalu ketika ada kejadian besar/uncertain, justru kelompok ini yang paling kuat melakukan short/betuhan jual. Putar-putar, ujungnya tetap menanggung kerugian.

Tidak ada yang baru mulai investasi dan mau menerima… rugi berapa banyak. Yang terlihat hanya berharap untung berapa besar. Benar nggak, semua orang :))
Aku sudah rugi dobel selama 10 tahun, aku tahu :))