Yang benar-benar membuat akunmu terlihat makin buruk bukan karena salah arah, tetapi karena transaksi-transaksi yang seharusnya tidak kamu lakukan malah tetap kamu masuki. Kamu tahu intervalnya belum sampai, kamu juga tahu sinyalnya belum terkonfirmasi, tapi tetap saja kamu bergerak. Kenapa? Karena di kepala kamu hanya ada satu pikiran: takut ketinggalan. Kebanyakan orang dalam trading bukan kalah karena tidak bisa membaca pergerakan harga, melainkan kalah karena selalu merasa bahwa dirinya tidak boleh salah dan tidak boleh ketinggalan. Anggap setiap kali kamu akan melakukan entry sebagai proses seleksi kelayakan: jika syarat belum cukup, tunggu; kalau syarat sudah cukup, baru bergerak. Bukan berarti market-mu tidak ada—yang tidak ada adalah milikmu belum tentu otomatis menjadi milikmu. Terima itu agar bisa bertahan lebih lama.#TRUMPBreaksAbove$3.4HighestSinceMarch21 $BTW $HYPE