Hari ini kondisi pasarnya tidak ada banyak yang bisa dikatakan—$GRVT langsung anjlok 13,6%, bisa dibilang seperti pelajaran untuk semua orang. Saya tipe yang biasanya mencatat setiap langkah, jadi anggap saja ini sebagai bahan rekap.

Dulu ada orang yang meminta saya untuk menghitung harga per poin berdasarkan ekspansi poin. Saat itu saya sudah bilang: jangan terburu-buru menghitung, karena pihak proyek sendiri sampai mengatakan, “ambisi kami lebih besar daripada TGE.” Kalimat itu terdengar cukup menggebu-gebu, tapi melihat aksi-aksi terbaru, saya menyusun ulang garis waktunya—pola ritmenya kira-kira seperti ini:

Langkah pertama, jadwal TGE yang semula direncanakan ditunda. Alasannya katanya untuk mengoptimalkan ekosistem. Langkah kedua, beberapa waktu kemudian mereka bilang ada ide yang lebih besar yang harus diwujudkan, jadi ditunda lagi. Langkah ketiga, mendekati tanggal TGE baru, satu bulan sebelumnya, diskusi internal menghasilkan arah baru—dan harus ditunda lagi. Langkah keempat, lanjut ditunda, dan selalu bilang “sebentar lagi”.

Akibatnya, poin yang terkumpul makin banyak, sementara TGE makin jauh. Setiap kali ditunda, selalu diiringi gejolak harga. Penurunan 13,6% hari ini terjadi dengan cara seperti itu. Intinya, pasar memilih dengan kakinya—kehilangan kesabaran terhadap alasan “tunggu dulu”.

Pendapat saya sangat sederhana: jangan melakukan ekstrapolasi linear untuk harga per poin, karena biaya waktu juga tetap merupakan biaya. Kalau pihak proyek bilang “ambisi lebih besar”, maka tunggu sampai mereka benar-benar menampilkan ambisi itu. Sebelum itu, setiap kali “penundaan” adalah pengurangan kepercayaan bagi para pemegangnya.

$GRVT