966 miliar dolar raksasa pengelola aset masuk, dana won Korea akan naik ke Solana, RWA mulai rebut pasar Asia?

Mengelola aset baru senilai 966 miliar dolar, “dana won Korea” akan dipindahkan ke Solana.
Manajer aset Hana Asset Management Korea baru saja menandatangani perjanjian kerja sama empat pihak dengan Solana Foundation, Etherfuse, dan Orca, untuk menguji sebuah dana tertokenisasi yang menggunakan penilaian dalam won Korea.
Kali ini bukan sekadar menerbitkan Token di chain.
Rencananya meniru BUIDL milik BlackRock: investor institusi luar negeri terlebih dahulu membeli dana obligasi jangka pendek ultra-won yang dikelola Hana Asset Management, lalu mentokenisasi unit dana tersebut, dan menyelesaikan penerbitan, distribusi, serta pengujian likuiditas di blockchain.
Keempat perusahaan masing-masing mengerjakan bagiannya:
- Hana menyediakan aset dana yang nyata;
- Etherfuse menangani infrastruktur tokenisasi;
- Orca bertanggung jawab atas likuiditas di chain;
- Solana menyediakan public chain lapisan dasar.
Termasuk uji bersama KYC, anti pencucian uang, audit keamanan, dan transfer kepatuhan.
Makna kabar ini bagi SOL adalah karena Solana sedang merebut pasar yang sebelumnya terutama milik Ethereum dan jaringan yang khusus untuk keuangan tradisional: RWA institusional.
Pada bulan Januari tahun ini, Korea Selatan telah mengesahkan undang-undang terkait token berbasis efek, dan diperkirakan mulai berlaku resmi pada Februari 2027. Lembaga keuangan tradisional sekarang mulai membangun infrastruktur satu tahun lebih awal—jelas bukan untuk sekadar melakukan demonstrasi.
Saat ini, skala RWA global yang belum termasuk stablecoin sekitar 362,7 miliar dolar, tumbuh sekitar 22 kali dibanding tahun 2020.
Dan kali ini ada arah baru: sebelumnya RWA di chain hampir dikuasai aset berbasis dolar; pengujian Hana adalah dana berdenominasi won Korea.
Jika model ini berhasil, langkah berikutnya sangat mungkin meniru ke yen Jepang, dolar Singapura, serta lebih banyak aset obligasi di Asia.
Namun saat ini masih sebatas proof of concept dan nota kesepahaman kerja sama, bukan berarti dana sudah resmi diluncurkan.
Berikutnya yang perlu dilihat adalah apakah pengujian dapat masuk ke penerbitan yang benar-benar nyata, serta setelah regulasi Korea Selatan pada 2027 benar-benar diterapkan, apakah dana institusional betul-betul mulai on-chain.#RWA #solana $SOL