Perdana Menteri Sanae Takaichi baru saja melakukan penanganan media di media sosial X untuk menjelaskan pandangannya tentang nilai tukar. Ia menegaskan bahwa ia tidak mengatakan Yen yang kuat itu baik atau Yen yang lemah itu buruk. Pandangan inti dari beliau adalah membangun struktur ekonomi yang tangguh, cukup mampu menahan segala gejolak nilai tukar.

Click vào đây để được hoàn 20% Phí Spot & Futures vĩnh viễn nhé mọi người

Namun, jika kita melihat kembali pernyataan sebelumnya saat berkampanye pada hari Sabtu, kita akan melihat dengan jelas niat sebenarnya. Ibu Takaichi pernah mengatakan secara langsung bahwa penurunan nilai Yen adalah kesempatan besar bagi industri ekspor.

Terutama, Yen yang lemah membantu industri otomotif Jepang memiliki lapisan penyangga sebelum berbagai jenis tarif dari Amerika, sebuah bantuan yang dianggap sangat berarti.

Menurut Anda, apakah Perdana Menteri Jepang ingin mempertahankan Yen yang lemah untuk menyelamatkan ekspor atau benar-benar ingin menstabilkan nilai tukar?

Artikel ini hanya bersifat referensi, ini bukanlah saran investasi. Harap baca dengan seksama dan pertimbangkan dengan cermat sebelum membuat keputusan.