#dusk $DUSK @Dusk
Jujur saja, aku tidak menyangka akan menghabiskan malamku membaca standar token di Dusk. Tapi ya begitulah.

Aku sedang menelusuri dokumentasi mereka, dan masalah tokenisasi vs penerbitan native terus menggangguku. Seolah-olah pada pandangan pertama keduanya terdengar sama. Masukkan aset ke onchain. Selesai. Benar?

Ternyata tidak.

Tokenisasi hanyalah sebuah lapisan pembungkus. Aset aslinya tetap berada di suatu tempat di luar rantai (offchain). Custodian menyimpannya. Token hanya melacaknya. Kalau custodian melakukan kesalahan, tokenmu pada dasarnya menjadi tanda terima atas sebuah masalah.

Penerbitan native sama sekali berbeda. Aset itu lahir di onchain. Catatannya ada di onchain. Penerbitan, transfer, penyelesaian (settlement), semuanya. Tidak ada sistem kedua yang berjalan di latar belakang dan perlu rekonsiliasi.

Aku baru benar-benar paham ketika memikirkan obligasi. Obligasi yang ditokenisasi masih punya custodian, masih punya settlement offchain, dan masih punya dua catatan yang harus cocok. Obligasi yang diterbitkan secara native di Dusk just... ada di onchain. Satu catatan. Satu sumber kebenaran.

Aku tidak sedang bilang aku benar-benar paham semua urusan legal. Aku tidak. Tapi perbedaan teknisnya masuk akal. Yang satu menambahkan lapisan. Yang lain menghilangkannya.

Itulah bagian yang terus saja kupikirkan.

Kamu lebih memilih memegang token yang mewakili sebuah aset, atau aset itu sendiri yang hidup di onchain?