saya sudah membaca dokumen privasi Dusk sejak tadi malam, dan cara pandang yang akhirnya membuat semuanya “klik” buat saya bukan yang teknis 😂
perusahaan tidak ingin pesaing melihat pergerakan treasury. investor tidak ingin seluruh portofolio mereka terlihat. market maker tidak bisa berfungsi kalau setiap bid dan ask permanen ada di on-chain.
jadi ini bukan cuma argumen kebebasan pribadi. ini argumen struktur pasar.
Dusk membuat privasi bisa diprogram — partisipan yang berbeda mendapat tampilan yang berbeda berdasarkan peran dan otorisasi mereka. investor melihat posisi mereka, issuer melihat yang mereka butuhkan, regulator melihat apa yang dibutuhkan untuk pengawasan.
ZKC memungkinkan pengguna membuktikan kepatuhan KYC/AML secara kriptografis tanpa mengekspos data yang mendasarinya. private smart contracts memperluas ini ke sekuritas, settlement, dan corporate actions sekaligus menjaga kemampuan audit.
dari sisi GDPR juga masuk akal: privasi bukan sesuatu yang bisa dipilih untuk keuangan Eropa yang teregulasi.
tapi ini bagian yang terus saya pikirkan:
privasi yang bisa diprogram berarti seseorang menentukan siapa yang melihat apa, kapan, dan dalam kondisi apa.
itu bukan cuma masalah kriptografi.
ini masalah tata kelola (governance).
apakah privasi yang bisa diprogram akhirnya membuat keuangan yang teregulasi jadi layak di public chain, atau apakah lapisan governance justru menimbulkan risiko sentralisasi? 🤔
#dusk @Dusk $DUSK
perusahaan tidak ingin pesaing melihat pergerakan treasury. investor tidak ingin seluruh portofolio mereka terlihat. market maker tidak bisa berfungsi kalau setiap bid dan ask permanen ada di on-chain.
jadi ini bukan cuma argumen kebebasan pribadi. ini argumen struktur pasar.
Dusk membuat privasi bisa diprogram — partisipan yang berbeda mendapat tampilan yang berbeda berdasarkan peran dan otorisasi mereka. investor melihat posisi mereka, issuer melihat yang mereka butuhkan, regulator melihat apa yang dibutuhkan untuk pengawasan.
ZKC memungkinkan pengguna membuktikan kepatuhan KYC/AML secara kriptografis tanpa mengekspos data yang mendasarinya. private smart contracts memperluas ini ke sekuritas, settlement, dan corporate actions sekaligus menjaga kemampuan audit.
dari sisi GDPR juga masuk akal: privasi bukan sesuatu yang bisa dipilih untuk keuangan Eropa yang teregulasi.
tapi ini bagian yang terus saya pikirkan:
privasi yang bisa diprogram berarti seseorang menentukan siapa yang melihat apa, kapan, dan dalam kondisi apa.
itu bukan cuma masalah kriptografi.
ini masalah tata kelola (governance).
apakah privasi yang bisa diprogram akhirnya membuat keuangan yang teregulasi jadi layak di public chain, atau apakah lapisan governance justru menimbulkan risiko sentralisasi? 🤔
#dusk @Dusk $DUSK