The Sandbox ($SAND) telah menjadi korban eksploitasi lintas-rantai yang serius, dan angka-angka yang muncul dari insiden ini cukup liar.
Pihak penyerang tampaknya telah membobol izin delegasi yang terhubung dengan infrastruktur SAND berbasis LayerZero di Base dan BNB Chain. Ini memungkinkan pencetakan (minting) SAND secara tidak sah melalui kontrak-kontrak OFT yang terdampak.
Kemudian, miliaran SAND dicetak di ratusan transaksi. Beberapa laporan memperkirakan nilai nominal token yang baru dibuat mencapai hampir $49B, tetapi ini penting: $49B tersebut TIDAK dicuri. Itu adalah token tanpa dukungan (unbacked) yang dibuat melalui eksploit dan tidak merepresentasikan $49B nilai riil.
Penyerang memang berhasil mengambil nilai nyata, dengan analisis awal mengarah pada sekitar 14,75M SAND ditambah kira-kira 79,7 ETH.
The Sandbox sejak itu menahan insiden dan menangguhkan jembatan (bridging) SAND dari dan ke Base serta BNB Chain. SAND di Ethereum dan Polygon dilaporkan tidak terdampak, dan tim menyatakan dukungan (backing) Ethereum yang mendasarinya tetap utuh.
Jika Anda memegang SAND di Base atau BNB Chain, sebaiknya berhati-hati sekarang. Hindari berinteraksi dengan kontrak yang mencurigakan atau jembatan (bridge) tidak resmi sampai situasinya sepenuhnya terselesaikan.
Hal yang membuat insiden ini menarik adalah bahwa token itu sendiri tidak selalu “diretas”. Masalah yang lebih besar adalah infrastruktur lintas-rantai dan izin-izin yang mengatur bagaimana SAND bisa dicetak dan dipindahkan antar jaringan.
Yang paling saya pantau sekarang adalah dompet-dompet penyerang, tempat SAND yang baru dicetak bergerak, seberapa banyak likuiditas yang benar-benar berhasil diekstrak, dan apa yang diungkap The Sandbox dalam laporan pasca-kejadian (final post-mortem).

Ini pengingat yang baik bahwa dalam kripto lintas-rantai, keamanan jembatan (bridge) dan izin-izinnya bisa sama pentingnya dengan keamanan token itu sendiri.