Binance menguji MiCA setelah menerima pendaftaran di 5 negara UE
Pemblokiran pasar kripto Eropa dengan MiCA sudah menunjukkan adanya celah. Bahkan, bursa Binance mungkin telah menemukan kekurangan. Meskipun kerangka regulasi baru ini telah mulai berlaku, masih mungkin bagi warga Eropa membuka akun yang berfungsi tanpa lisensi MiCA berkat platform pertukaran mata uang kripto pertama di dunia. Skenario seperti ini akan menjadi uji skala besar bagi kredibilitas aturan tersebut dan masa depan bursa internasional di benua lama.
Meski tanpa lisensi MiCA, Binance terus mengintegrasikan dan memverifikasi pengguna baru yang tinggal di berbagai negara Uni Eropa.
Investigasi yang dilakukan pada 19 Agustus oleh Sandmark mengonfirmasi validasi penuh akun KYC serta akses langsung untuk melakukan setoran dari Prancis, Jerman, Austria, Spanyol, dan Belgia.
Namun, AEMF (ESMA) menuntut penghentian segera rekrutmen klien Eropa untuk platform yang tidak berizin sejak 1 Juli.
Binance menyatakan akan terus menjalankan prosedur kepatuhan untuk beroperasi dalam jangka panjang di kawasan tersebut, sekaligus membantah adanya pelanggaran yang disengaja.
Investigasi Sandmark dan validasi pendaftaran di Binance
Sementara regulasi MiCA mulai berlaku sejak 1 Juli, kesimpulan kuat yang dibagikan oleh platform analitik kripto Sandmark telah mengungkap kasus ini. Pada 19 Agustus, para ahli firma tersebut melakukan uji pendaftaran langsung dari beberapa negara anggota Uni Eropa seperti Jerman, Austria, Belgia, Spanyol, dan Prancis. Mereka menggunakan koneksi standar sekaligus jaringan privat virtual (VPN). Dengan demikian, eksperimen ini memungkinkan mereka mengamati bahwa bursa tersebut masih menerima pelanggan baru dari Eropa tanpa adanya penerapan pemblokiran geografis yang ketat maupun penerbitan peringatan apa pun mengenai status regulasinya.
$BNB
$VPG.US
$MICC.US
#Binance
Pemblokiran pasar kripto Eropa dengan MiCA sudah menunjukkan adanya celah. Bahkan, bursa Binance mungkin telah menemukan kekurangan. Meskipun kerangka regulasi baru ini telah mulai berlaku, masih mungkin bagi warga Eropa membuka akun yang berfungsi tanpa lisensi MiCA berkat platform pertukaran mata uang kripto pertama di dunia. Skenario seperti ini akan menjadi uji skala besar bagi kredibilitas aturan tersebut dan masa depan bursa internasional di benua lama.
Meski tanpa lisensi MiCA, Binance terus mengintegrasikan dan memverifikasi pengguna baru yang tinggal di berbagai negara Uni Eropa.
Investigasi yang dilakukan pada 19 Agustus oleh Sandmark mengonfirmasi validasi penuh akun KYC serta akses langsung untuk melakukan setoran dari Prancis, Jerman, Austria, Spanyol, dan Belgia.
Namun, AEMF (ESMA) menuntut penghentian segera rekrutmen klien Eropa untuk platform yang tidak berizin sejak 1 Juli.
Binance menyatakan akan terus menjalankan prosedur kepatuhan untuk beroperasi dalam jangka panjang di kawasan tersebut, sekaligus membantah adanya pelanggaran yang disengaja.
Investigasi Sandmark dan validasi pendaftaran di Binance
Sementara regulasi MiCA mulai berlaku sejak 1 Juli, kesimpulan kuat yang dibagikan oleh platform analitik kripto Sandmark telah mengungkap kasus ini. Pada 19 Agustus, para ahli firma tersebut melakukan uji pendaftaran langsung dari beberapa negara anggota Uni Eropa seperti Jerman, Austria, Belgia, Spanyol, dan Prancis. Mereka menggunakan koneksi standar sekaligus jaringan privat virtual (VPN). Dengan demikian, eksperimen ini memungkinkan mereka mengamati bahwa bursa tersebut masih menerima pelanggan baru dari Eropa tanpa adanya penerapan pemblokiran geografis yang ketat maupun penerbitan peringatan apa pun mengenai status regulasinya.
$BNB
$VPG.US
$MICC.US
#Binance