Ada satu hal yang membuat saya berhenti sejenak saat membaca tentang STOX. Awalnya saya cukup mudah mengelompokkannya ke dalam kategori DEX: tempat untuk memperdagangkan aset onchain, tetapi setelah meninjau kembali dokumen dari Dusk, cara penyebutannya mulai terasa kurang lengkap untuk beberapa hal.
STOX sebelumnya disebut Dusk sebagai nama kode internal untuk sebuah trading platform dengan tujuan membawa regulated assets ke atas chain dan memungkinkan investor melakukan perdagangan. Saat ini, produk ini disebut Dusk Trade.
Saya mencoba melihat bagian yang berada di balik proses trading. Dusk Trade tidak hanya membahas buying dan selling; dokumen yang ada sekarang juga mencantumkan investor onboarding, eligibility, wallet binding, controlled transfers, payment coordination, dan settlement.
Sampai di sini saya harus memperbaiki pemahaman awal saya. Perbedaan tampaknya bukan terletak pada “apakah ada perdagangan token atau tidak”, melainkan pada aturan-aturan yang harus menyertai sebuah transaksi ketika aset tersebut bersifat regulated.
Namun saya juga tidak ingin menyimpulkan secara berlebihan. Dusk Trade masih sedang dibangun, jadi belum mungkin—berdasarkan arsitektur yang sudah dipublikasikan—untuk menyimpulkan efektivitas pasar yang benar-benar terjadi.
Yang menurut saya lebih menarik untuk dicermati adalah: ketika eligibility, transfer rules, dan settlement menjadi bagian dari alur kerja trading, apakah konsep “DEX” masih cukup untuk menggambarkan produk ini?
#dusk $DUSK @Dusk $BTC
STOX sebelumnya disebut Dusk sebagai nama kode internal untuk sebuah trading platform dengan tujuan membawa regulated assets ke atas chain dan memungkinkan investor melakukan perdagangan. Saat ini, produk ini disebut Dusk Trade.
Saya mencoba melihat bagian yang berada di balik proses trading. Dusk Trade tidak hanya membahas buying dan selling; dokumen yang ada sekarang juga mencantumkan investor onboarding, eligibility, wallet binding, controlled transfers, payment coordination, dan settlement.
Sampai di sini saya harus memperbaiki pemahaman awal saya. Perbedaan tampaknya bukan terletak pada “apakah ada perdagangan token atau tidak”, melainkan pada aturan-aturan yang harus menyertai sebuah transaksi ketika aset tersebut bersifat regulated.
Namun saya juga tidak ingin menyimpulkan secara berlebihan. Dusk Trade masih sedang dibangun, jadi belum mungkin—berdasarkan arsitektur yang sudah dipublikasikan—untuk menyimpulkan efektivitas pasar yang benar-benar terjadi.
Yang menurut saya lebih menarik untuk dicermati adalah: ketika eligibility, transfer rules, dan settlement menjadi bagian dari alur kerja trading, apakah konsep “DEX” masih cukup untuk menggambarkan produk ini?
#dusk $DUSK @Dusk $BTC
