Bitcoin kembali mendekati $80.000, dan satu pertanyaan dengan cepat mengambil alih pasar kripto lagi‼️‼️‼️
Apakah BTC benar-benar bisa memulai kenaikan lagi menuju $100.000?
Bitcoin baru-baru ini mencapai level tertinggi tiga bulan di sekitar $79.463, setelah naik lebih dari 20% selama sepekan yang meledak-ledak. Pantulan ini membawa angka enam digit kembali ke perbincangan — tetapi masih ada perbedaan besar antara menyentuh $80K dan membangun pergerakan yang berkelanjutan menuju $100K.
Kawan-kawan, $100K terasa dekat saat BTC sedang melesat — tapi $20K berikutnya bisa jadi pertempuran sesungguhnya.
Hal pertama yang dibutuhkan Bitcoin itu sederhana: tembus $80K dan bertahan di atasnya.
Area $80.000 adalah zona psikologis yang penting, dan Bitcoin sudah menunjukkan keraguan di sekitarnya. Lonjakan cepat di atas level itu kurang meyakinkan dibanding pembelian yang berkelanjutan—yang mengubah area resistensi sebelumnya menjadi dukungan.
Dan ada alasan lain mengapa ini penting.
Reli terbaru Bitcoin sebagian didorong oleh short squeeze yang besar. Lebih dari $4 miliar posisi bearish dilaporkan telah dilikuidasi selama lonjakan tersebut. Pembelian paksa bisa membuat reli berjalan sangat cepat, tetapi pada akhirnya Bitcoin tetap membutuhkan permintaan yang benar-benar nyata agar pergerakan itu bisa bertahan.
Di sinilah uang dari ETF menjadi sangat penting.
ETF Bitcoin spot AS menarik sekitar $1,6 miliar arus masuk bersih dari Senin hingga Kamis, termasuk kira-kira $606 juta hanya pada Kamis. Itu adalah arus masuk harian terkuat mereka sejak Mei dan menjadi bukti bahwa permintaan institusional kembali seiring reli harga.
Jika arus masuk itu terus berlanjut, percakapan tentang $100K akan jadi jauh lebih menarik.
Jika mereka menghilang sementara harga terus naik terutama karena trader menumpuk posisi ber-leverage, reli tersebut menjadi lebih rentan terhadap reset tajam berikutnya.
Perhatikan uangnya, bukan hanya candlenya.
Bitcoin juga membutuhkan kondisi makro yang lebih luas agar tetap mendukung.
Reli pekan ini datang bersamaan dengan imbal hasil Treasury yang turun dan dolar AS yang melemah setelah perubahan pada program pembelian kembali obligasi Treasury. Kondisi-kondisi itu membantu meningkatkan permintaan terhadap aset yang langka seperti Bitcoin.
Regulasi adalah potongan teka-teki lainnya.
Optimisme terbaru terkait legislasi kripto AS telah membantu sentimen, dengan para trader mengamati perkembangan seputar Undang-Undang CLARITY dan aturan regulasi di masa depan. Kepastian regulasi yang lebih besar bisa memperkuat kepercayaan investor yang lebih besar, meskipun legislasi masih bisa mengalami penundaan atau perubahan.
Tapi ada sesuatu yang tidak boleh diabaikan para bullish.
Bitcoin sudah bergerak sangat cepat.
Reli mingguan 20%+ bisa menarik FOMO, leverage, dan trader yang mengejar candle hijau. Itu bisa menghasilkan potensi kenaikan lebih lanjut, tetapi juga dapat menciptakan kondisi untuk koreksi yang brutal.
Jadi, Bitcoin tidak harus melesat langsung dari $80K ke $100K.
Faktanya, periode konsolidasi bisa jadi lebih sehat daripada satu lagi pergerakan yang hampir vertikal.
$80K → pertahankan tembusnya → jaga permintaan yang nyata → lalu pembicaraan soal angka enam digit menjadi serius.
Dan ingat apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk mencapai $100K.
Dari $80.000, Bitcoin masih perlu kenaikan 25% lagi untuk mencapai $100.000. Itu jelas merupakan langkah yang bermakna, bahkan untuk ukuran kripto.
Jadi apakah Bitcoin akan ke $100K?
Tidak ada yang bisa mengetahuinya terlebih dahulu.
Namun peta jalannya makin jelas: Bitcoin perlu menaklukkan wilayah $80K, mempertahankan permintaan spot dan ETF yang kuat, menghindari leverage berlebihan, serta terus menerima dukungan dari kondisi makro dan lingkungan regulasi yang lebih luas.
Gembar-gembor mengatakan $100K. Pasar masih harus membuktikannya.
Saat ini, $80K adalah pintunya.
Jika Bitcoin bisa menembusnya dan membangun dukungan di atasnya, angka enam digit bisa menjadi jauh lebih dari sekadar judul kripto lainnya.

