Menurut Jin10, Wakil Presiden Pertama Iran Aref mengatakan keluarga-keluarga Iran terkaya mengonsumsi sekitar 23 hingga 24 kali lebih banyak bensin daripada keluarga termiskin, sementara pemerintah Iran menghadapi tekanan yang semakin meningkat terkait konsumsi, produksi, dan harga bahan bakar.
