Kekecewaan penumpang memuncak saat $AA mengumumkan proses boarding dalam 2 menit—tanpa pesawat di gerbang.

Pengaduan yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan Sean Duffy ini menyoroti masalah yang lebih luas: maskapai mengumumkan waktu boarding sebelum pesawat tiba, sehingga penumpang terjebak dalam ketidakpastian.

Aturan DOT saat ini menghukum maskapai atas penundaan di landasan (tarmac) dan pembatalan, namun tidak mengatasi pengumuman gerbang yang menyesatkan. Para kritikus berpendapat maskapai menggunakan panggilan boarding “hantu” untuk mengakali metrik ketepatan waktu, sementara penumpang menunggu tanpa transparansi.

Pertanyaannya sekarang: apakah regulator akan mengambil tindakan terhadap apa yang sebagian orang anggap sebagai penipuan yang sistematis, atau akankah maskapai terus mengelola ekspektasi dengan pengumuman yang tidak sesuai kenyataan?