SENJA MENARUH HADIAH-HADIAH YANG TELAH TERBAKAR DI ATAS MEJA

Oke, ide brankas (treasury) OpenDusk terdengar sederhana pada awalnya. Tapi uangnya berasal dari tempat yang cukup spesifik: hadiah yang seharusnya dibakar. Setelah kupikirkan itu, pertanyaannya berubah. Bukan lagi “apakah Dusk perlu punya treasury?” melainkan “apa yang seharusnya terjadi pada nilai protokol yang sebenarnya sudah menghapusnya?”

Hadiah blok Dusk menggabungkan DUSK yang baru dipancarkan dan biaya transaksi. Generator blok juga dapat menerima tambahan hingga 10% berdasarkan kredit sertifikat. Bagian mana pun dari alokasi tambahan itu yang tidak terdistribusikan akan dibakar. Dana pengembangan sudah menerima bagiannya sendiri sebesar 10%.

Itu membuat ide treasury terasa berbeda bagiku. Hadiah yang terbakar lenyap, dan keputusan berhenti sampai di situ. Pertahankan nilai itu, dan tiba-tiba seseorang harus mengambil keputusan tentangnya. Dan keputusan itu perlu alasan.

Alat pengembang? Infrastruktur? Hibah (grants)? Baik. Tapi enam bulan kemudian, seseorang tetap harus bertanya apakah uang tersebut benar-benar melakukan sesuatu yang berguna.

Dusk sudah menjalankan Program Hibah dengan anggaran berbasis milestone, rencana pemeliharaan, serta target yang terukur seperti volume transaksi, aktivitas pengembang, dan pertumbuhan ekosistem. Itu memberiku cara yang lebih praktis untuk memandang treasury komunitas. Bagian yang menarik bukanlah soal memiliki uang. Melainkan soal harus menjelaskan mengapa suatu penggunaan tertentu pantas mendapatkan uang itu.

Dan itulah yang ingin kulihat bersama OpenDusk. Begitu hadiah berhenti menghilang secara otomatis, komunitas harus mulai membuat pilihan tentang apa yang tetap dipertahankan.

@Dusk $DUSK #dusk

$ZEC
$XRP