Dulu saya mengira performa blockchain sebagian besar adalah masalah konsensus.

Lalu saya mulai lebih memperhatikan apa yang terjadi sebelum konsensus bahkan bisa menjalankan tugasnya.

Jika transaksi dan blok tidak dapat bergerak melalui jaringan dengan efisien, penyelesaian yang lebih cepat di atas kertas tidak berarti banyak dalam praktik.

Itulah yang membuat saya melihat Kadcast dengan cara yang berbeda.

Dusk menggunakan overlay peer-to-peer yang terstruktur, bukan mengandalkan gossip acak tradisional. Gagasannya cukup sederhana: alih-alih mengirim informasi yang sama secara luas dan berharap penyebarannya berlangsung efisien, jaringan memberikan struktur yang lebih disengaja untuk propagasi pesan. Dokumentasi resmi Dusk menyebut bahwa hal ini dimaksudkan untuk mengurangi penggunaan bandwidth dan membuat latensi lebih dapat diprediksi.

Untuk blockchain yang menargetkan aplikasi finansial, detail seperti itu terasa lebih penting daripada yang terlihat pada awalnya.

Infrastruktur keuangan bukan hanya soal privasi atau smart contract. Infrastruktur ini juga bergantung pada komunikasi yang dapat diprediksi di antara mesin-mesin yang benar-benar memelihara buku besar.

Dan itu menimbulkan pertanyaan menarik untuk @DuskNetwork.

Kadcast telah diaudit, dengan Dusk melaporkan hasil keseluruhan 9,8/10, tetapi adopsi nyata adalah ujian yang berbeda: lebih banyak validator, lebih banyak trafik, lebih banyak aplikasi, dan beban kerja finansial yang lebih tidak toleran.

Jadi saya kurang tertarik untuk bertanya apakah Kadcast terlihat cerdas di atas kertas.

Saya lebih tertarik pada apakah desain jaringan ini tetap terasa dapat diprediksi ketika ambisi finansial Dusk bertemu dengan tekanan jaringan yang nyata.

Ujian yang lebih sulit mungkin justru itu.

@Dusk_Foundation $DUSK #dusk
#Dusk