Banyak orang datang ke futures untuk mencari uang besar.
Gambaran dalam kepala mereka sederhana: tangkap pergerakannya, buka posisi, dapatkan keuntungan, dan perlahan-lahan ubah setoran kecil menjadi modal yang serius.
Namun pasar dengan cepat menunjukkan sisi lain.
Menjadi pintar saja tidak cukup.
Menguasai analisis teknikal saja tidak cukup.
Menemukan entry yang bagus saja tidak cukup.
Ujian sebenarnya dimulai setelah posisi dibuka.
Harga bergerak melawanmu.
Kamu menunggu.
Rasa takut muncul.
Lalu muncul keinginan untuk mengembalikannya.
Posisi berikutnya menjadi lebih besar.
Pelan-pelan, seseorang berhenti berdagang sesuai aturan mereka dan mulai berdagang berdasarkan keadaan emosional mereka.
Pendekatan Stoik jauh lebih sederhana.
Kamu tidak mengendalikan pasar.
Kamu tidak mengendalikan pergerakan harga.
Kamu tidak tahu seperti apa lilin berikutnya.
Namun kamu bisa mengendalikan risiko kamu, keputusan kamu, titik masuk, dan titik keluar kamu.
Kerugian tidak memerlukan balas dendam.
Keuntungan tidak memerlukan keserakahan.
Peluang yang terlewat tidak memerlukan pengejaran.
Kadang keputusan yang tepat adalah melakukan apa pun.
Pikiran yang tenang memahami satu hal: satu kali transaksi hampir tidak berarti apa-apa.
Yang penting adalah rangkaian keputusan.
Kamu bisa membuat kesalahan hari ini dan tetap berada dalam permainan besok.
Kamu bisa meraih keuntungan tanpa kehilangan kendali.
Kamu bisa menyaksikan pergerakan yang kuat terjadi dan dengan tenang melepasnya jika itu tidak sesuai rencana kamu.
Itulah disiplin yang nyata.
Jangan memaksa pasar untuk memberi kamu uang.
Jangan mencoba membuktikan bahwa kamu benar.
Jangan berdebat dengan kenyataan.
Terimalah apa yang terjadi. Pelajari darinya. Lanjutkan.
Semua orang menginginkan jutaan.
Namun kesuksesan dalam futures tidak dimulai dengan menginginkan lebih.
Semua dimulai dari kemampuan untuk menerima yang lebih sedikit dengan tenang.
Pertama, pelajari untuk mengendalikan diri.
Lalu pikirkan tentang modal.


