#GoldReboundsNearly5%
Emas Memantul Hampir 5% karena Kekhawatiran Utang Pemerintah dan Melemahnya Dolar Meningkatkan Permintaan
Emas mencatat pemulihan kuat pekan ini, dengan harga naik hampir 5% saat investor merespons dolar AS yang lebih lemah, kekhawatiran baru terkait utang pemerintah, serta volatilitas di pasar obligasi. Data pasar terbaru menunjukkan emas spot naik ke sekitar $4.588 per ounce, sementara futures emas COMEX naik ke kira-kira $4.648 per ounce. Kenaikan lima hari mencapai sekitar 4,7%.
Pemicu utama di balik rebound ini adalah melemahnya dolar AS. Karena emas diperdagangkan dalam dolar, dolar yang lebih lembut umumnya membuat logam tersebut lebih menarik bagi pembeli internasional. Pada saat yang sama, penurunan imbal hasil Treasury menyusul pengumuman terkait perluasan operasi pembelian kembali Treasury AS membantu menopang permintaan terhadap logam mulia tersebut.
Kekhawatiran investor mengenai meningkatnya utang pemerintah juga memperkuat daya tarik emas sebagai aset defensif. Analis yang dikutip oleh laporan pasar menyoroti keberlanjutan utang dan kekhawatiran mata uang sebagai faktor jangka panjang yang mendukung emas. Analis komoditas UBS Giovanni Staunovo berpendapat bahwa tema-tema ini dapat terus memengaruhi harga emas, dengan potensi menuju $5.400 per ounce dalam 12 bulan ke depan.$AAPLB $GOOGL.US