Aneh sekali bagaimana psikologi pasar terulang di setiap siklus.

Ketika $BTC berada di atas 115K$, semua orang berkata:

« Beri saya 80K$ dan saya langsung pergi sekaligus. »

Lalu Bitcoin akhirnya jatuh dalam dan menghabiskan waktu di sekitar 60K$–65K$.

Tiba-tiba, orang-orang yang sama mengubah pikiran:

« Tidak ada kemungkinan saya beli di sini. 40K$ datang. »

Lalu BTC mulai bergerak lagi dan mendorong dari sekitar 64K$ ke 79K+ dalam waktu yang sangat singkat.

Dan tiba-tiba:

« Apa bisa ada koreksi kecil? Saya kelewat masuk. »

Perhatikan polanya.

Saat pasar menjadi sangat ramai, orang-orang menginginkan koreksi.

« Saya akan menunggu koreksinya. »

« Saya tidak mengejar di sini. »

« Saya akan beli saat harganya lebih murah. »

Lalu koreksi akhirnya datang.

Alih-alih membeli, ketakutan mengambil alih.

« Sepertinya lemah. »

« Bagaimana kalau masih turun lagi 20%? »

« Saya butuh konfirmasi dulu. »

Mereka akhirnya mendapatkan harga yang selama ini mereka minta, tapi harga itu tidak lagi terasa menarik bagi mereka, karena candle-nya merah.

Lalu fase pemulihan dimulai.

BTC bergerak lebih dulu. $ETH dan altcoin mulai mengikuti.

Sekarang, kepercayaan kembali tiba-tiba.

« Apa sudah terlambat untuk membeli? »

« Saya bisa masuk di sini? »

« Apa ini akan terus naik? »

Sebagian bahkan mulai melakukan short secara agresif terhadap pemulihan, karena mereka marah karena ketinggalan titik terendah. Hanya satu posisi buruk dengan leverage setelahnya, dan progres berminggu-minggu bisa menguap.

Dan siklus pun terulang lagi.

Ini adalah salah satu jebakan psikologis terbesar dalam trading.

Semua orang ingin harga rendah saat pasar sedang mahal.

Tapi ketika harga benar-benar jadi rendah, ketakutan justru membuat mereka menunggu lebih rendah lagi.

Saat kepercayaan akhirnya kembali, mereka sering kali berakhir dengan membeli jauh lebih tinggi.

Pasar menawarkan peluang.

Bagian tersulit adalah mengeksekusinya ketika peluang itu masih terasa tidak nyaman.