Ini tidak baik.
Langkah mendesak pemerintah AS ternyata sudah kehilangan dampaknya.
Pada 18 Agustus, imbal hasil obligasi pemerintah tenor 30 tahun mencapai 5,34%, level tertinggi sejak 2007.
Imbal hasil yang tinggi membuat pinjaman menjadi lebih mahal bagi pemerintah, perusahaan, dan calon pembeli rumah.
Karena itu, Kementerian Keuangan menggandakan belanja untuk penarikan kembali obligasi jangka panjang dengan menaikkannya setidaknya menjadi 4 miliar dolar guna menurunkan imbal hasil dari 5,28% menjadi 5,18%.
Namun, kurang dari 48 jam kemudian, imbal hasil kembali ke 5,24%, menghapus sekitar 70% efek penenang yang diharapkan.
Untuk menenangkan pasar ini, diperlukan lebih dari 4 miliar dolar.
Langkah mendesak pemerintah AS ternyata sudah kehilangan dampaknya.
Pada 18 Agustus, imbal hasil obligasi pemerintah tenor 30 tahun mencapai 5,34%, level tertinggi sejak 2007.
Imbal hasil yang tinggi membuat pinjaman menjadi lebih mahal bagi pemerintah, perusahaan, dan calon pembeli rumah.
Karena itu, Kementerian Keuangan menggandakan belanja untuk penarikan kembali obligasi jangka panjang dengan menaikkannya setidaknya menjadi 4 miliar dolar guna menurunkan imbal hasil dari 5,28% menjadi 5,18%.
Namun, kurang dari 48 jam kemudian, imbal hasil kembali ke 5,24%, menghapus sekitar 70% efek penenang yang diharapkan.
Untuk menenangkan pasar ini, diperlukan lebih dari 4 miliar dolar.
