#termmax Banyak orang melakukan pinjaman, reaksi pertama selalu adalah “bunga tahunan berapa”.
Yang benar-benar menentukan besarnya risiko, biasanya bukan angka itu, melainkan bagaimana posisi (porsi/ukuran) dirancang. Setelah berulang kali melakukan operasi di @TermMax , saya mulai memusatkan perhatian pada GT.
Itu bukan sekadar catatan pembukuan, melainkan sebuah wadah posisi berbentuk NFT: wadah yang mengunci agunan dan utang FT yang terkait dalam satu posisi yang sama. Peminjam terlebih dahulu mengunci agunan, lalu mencetak FT, kemudian menggunakan FT untuk memperoleh aset utang yang benar-benar dibutuhkan. FT sendiri lebih mirip obligasi nol kupon yang akan dibayar pada saat jatuh tempo; tingkat bunga disembunyikan di selisih antara harga beli dan nilai nominal. Rasa intuitif dari desain ini adalah: angka di halaman memang tidak dibuat mencolok, tetapi ketiga elemen—agunan, kewajiban, dan jangka waktu—dipasang dengan jelas dalam satu kesatuan. Dibanding sekadar menatap APY, lebih mudah melihat batas risiko sejak awal. Yang paling menarik perhatian saya adalah mekanisme penyerahan fisik saat likuidasi.
Dalam kondisi pasar yang ekstrem, jika likuidasi hanya menyelesaikan sebagian, pemegang FT tidak hanya bisa menunggu begitu saja; mereka dapat mengambil aset dasar dan agunan sesuai proporsi yang ditentukan oleh aturan. Ini memang tidak bisa menyelesaikan semua piutang macet, dan tidak menghalangi risiko oracle atau risiko likuiditas, tetapi setidaknya cara terjadinya kerugian menjadi lebih transparan dan lebih bisa diprediksi. Jadi sekarang, ketika melihat TermMax, saya biasanya bertanya dulu: “GT ini sebenarnya berisi apa?” #TermMax @TermMax