Menunggu modal untuk seorang peminjam mungkin terlihat tersedia, tetapi secara ekonomi itu bisa menjadi ruang kosong.

@TermMax V2 mengatasi masalah ini melalui Composable Base Yield.

Seorang kurator brankas dapat memilih sumber hasil (yield) yang mendasari, termasuk brankas yang kompatibel dengan ERC-4626. Saat dana menunggu untuk dipasangkan dengan perintah peminjaman fixed-rate, modal yang belum dipasangkan dapat tetap dideploy pada sumber yang mendasari tersebut.

Ketika seorang peminjam mengambil sebuah perintah, modal yang diperlukan ditarik kembali secara otomatis dan dipindahkan ke posisi TermMax fixed-rate. Setelah pelunasan atau jatuh tempo, modal tersebut dapat kembali ke brankas yang mendasarinya.

Bagian yang menarik adalah routing-nya. Modal yang sama tidak perlu tetap sepenuhnya tidak aktif saat menunggu permintaan fixed-rate. Modal itu dapat berpindah antara lapisan base-yield dan pasar fixed-term seiring perubahan posisi.

TermMax telah menjelaskan model ini dengan menggunakan Morpho vault sebagai salah satu contoh yang kompatibel. Suku bunga floating yang mendasari tetap variabel, sementara posisi TermMax yang telah dipasangkan mengikuti struktur fixed-rate.

Hal ini tidak menghilangkan risiko. Pengguna tetap perlu mempertimbangkan risiko smart-contract, likuiditas, kurator, dan risiko protokol yang mendasarinya. Namun arsitekturnya memberikan jawaban yang cermat untuk pertanyaan DeFi yang penting: bagaimana agar modal yang sedang menunggu tetap berguna tanpa mencegahnya melayani perintah fixed-rate?

Bagi saya, ini membuat komposabilitas lebih dari sekadar menghubungkan protokol. Ini menjadi cara untuk mengoordinasikan modal di berbagai tahap perjalanannya.

$TMX #TermMax #termmax