⚛️ AI mungkin sedang menghidupkan kembali energi nuklir, dan proyek yang gagal bisa kembali bermain.

Ledakan kecerdasan buatan (AI) sedang menciptakan masalah yang jauh melampaui chip: energi. Pusat data membutuhkan jumlah listrik yang sangat besar, dan permintaan tumbuh terlalu cepat untuk hanya bergantung pada perluasan jaringan listrik yang tradisional.

Dalam situasi inilah, proyek-proyek nuklir lama mulai mendapat kesempatan kedua. Menurut Washington Post, mantan insinyur SpaceX bertaruh pada eksperimen nuklir yang ditinggalkan selama puluhan tahun sebagai kemungkinan cara untuk menyediakan energi bagi pusat data. (The Washington Post)

Apa yang dulu terlihat sebagai teknologi yang mahal, berisiko, atau tidak masuk akal secara ekonomi kini bisa menjadi strategis. Perlombaan AI sedang mengubah perhitungan soal energi: siapa pun yang dapat mengendalikan listrik yang melimpah, andal, dan emisinya rendah dapat memiliki keunggulan besar pada dekade berikutnya.

Ironinya kuat: sebuah proyek yang gagal di masa lalu bisa menemukan momentumnya justru karena teknologi di masa depan.
$SPCXB