<Kepemimpinan di Dunia Blockchain: Dari ICO ke Puncak Conan>
Pendahuluan: 2049, Neon di Bursa
Tahun 2049, langit malam di Lujiazui, Shanghai terbagi menjadi banyak potongan oleh layar hologram raksasa. Gedung bursa saham yang dulunya menjadi simbol kekuasaan keuangan tradisional kini dinding luarnya diubah menjadi air terjun visualisasi blockchain raksasa—setiap transaksi di blockchain berubah menjadi cahaya yang mengalir, jatuh dari puncak gedung, seperti galaksi mata uang ala futuristik.
Liu Qiang, yang dikenal sebagai Qiang Ge, duduk di Sky Lounge lantai paling atas di 'Ark Exchange', jari-jarinya dengan lembut menggeser cincin interaksi saraf transparan. Permukaan cincin itu menampilkan snapshot real-time asetnya di blockchain: portofolio aset yang didominasi BNB, serta angka yang mencolok dan terus berkedip—Conan Token, dengan jumlah kepemilikan yang cukup besar dari total pasokan yang beredar.