ETH bukan bull market; ini hanya pelarian massal dari para pelaku yang mengandalkan posisi buyback (short) ?】

Begitu kalimat ini dilempar, pasti ada yang akan mencaci aku—"Naik 27% kamu masih bearish?"

Tenang, aku tidak sedang bearish. Aku hanya sedang memikirkan satu hal: lonjakan ETH ini, sebenarnya dibeli oleh siapa?

Lihat datanya: dalam 48 jam, hampir 4 miliar dolar posisi short telah dibersihkan; dan hanya pada hari Kamis saja, tercatat rekor tertinggi sejak 2021. Skala seperti ini tidak bisa dilakukan oleh FOMO ritel. Ini adalah institusi yang melakukan long sekaligus menghabisi short.

Lihat juga data ETF: dana masuk ke ETF ETH pada satu hari mencapai 221 juta dolar, tertinggi sejak Oktober tahun lalu. Ketika Bitcoin menembus 75 ribu, Ethereum diam-diam merangkak ke 2357. Ini bukan dikejar oleh para trader ritel; ini pembelian bertahap yang sistematis dari pihak tertentu.

Tapi masalahnya ada di sini—

Dalam bahasa sederhana: pembelian institusional ini memang benar-benar melihat masa depan Ethereum dengan baik, atau mereka hanya merasa—"Di siklus bull market yang digerakkan Bitcoin ini, ETH belum naik banyak, jadi relatif lebih murah"?

Kalau yang kedua, ini adalah koreksi yang memulihkan sentimen: short diback/ditutup karena panik, lalu setelah naik, mereka tinggal pergi lagi. Net inflow ETF terlihat bagus, tapi desain mekanisme ETF memang pada dasarnya adalah "memudahkan institusi masuk, dan juga memudahkan institusi keluar".

Aku dulu dipotong pada 2017. Alasan aku jadi terjebak juga sama: "institusi sudah masuk". Lalu apa yang terjadi? Institusi ternyata lebih cepat kabur daripada kamu.

Jadi sekarang sikapku seperti ini: menonton saja, tapi tidak masuk dengan posisi besar. Kamu bisa bilang ETH itu nilai yang sedang murah, tapi kamu harus memikirkan ini—lubang harga itu, penambang lubangnya dan orang yang menguruknya belum tentu orang yang sama.

Kalian sekarang bagaimana perasaannya? Yang ikut masuk di gelombang ini, memang benar-benar yakin, atau takut ketinggalan?