Arah Robinhood ini hari ini disebut-sebut oleh Ansem, dan memang di papan terlihat ada arus dana yang mencoba-coba. Tapi saya ingin mengangkat risiko yang berlawanan—kalau panasnya token saham Amerika ini sudah naik, banyak orang menatap pemetaan saham seperti Robinhood dan Coinbase, sementara mengabaikan struktur likuiditas bStocks itu sendiri.

Lihat sekarang order book-nya: pada tahap pembukaan (pre-market) volume masih cukup, tapi kedalaman transaksi berkelanjutan aslinya buruk. SP-CXB semacam ini, order beli 1 dan jual 1 terlihat tebal, tapi ketika ditekan sedikit saja langsung jebol. Penetapan harga token saham Amerika kadang memiliki selisih waktu dengan saham aslinya; dan saat volatilitas terjadi, selisih waktu itu berubah menjadi ruang untuk melakukan “panen”.

Menurut kebiasaan saya, mengejar posisi seperti ini terasa tidak nyaman. Terutama pada jam-jam menjelang penutupan bursa AS dan sesudahnya: di sisi Binance, sering muncul kondisi putus arus—order beli dibatalkan lebih cepat daripada order jual, harga masih naik, tetapi daya dukung (support) sudah mulai menipis. Anda mengamati chart intraday seolah sedang menguat, padahal dananya sudah sejak lama beralih ke aset target berikutnya.

Logika dasar panasnya TradFi ini adalah dolar melemah + imbal hasil (yield) obligasi AS ditekan, arahnya tidak salah. Tapi cara main di kripto berbeda dengan di saham AS. Di sana yang dilihat adalah penetapan harga berdasarkan fundamental, sedangkan di sini yang dilihat adalah emosi dan premi likuiditas. Jangan pakai cara berpikir valuasi ala saham untuk bStocks—nanti bisa mati sangat mengenaskan.