Bob McNally, pendiri dan presiden Rapidan Energy Group, mengatakan sistem penyulingan minyak mentah global sedang berada di bawah tekanan akibat meningkatnya serangan Ukraina terhadap penyuling Rusia serta fasilitas AS yang beroperasi mendekati kapasitas maksimum setelah penutupan Selat Hormuz, menurut Bloomberg.
