#dusk $DUSK
Yang membuat saya menoleh dua kali pada Dusk Network adalah bahwa kerahasiaan ditempatkan di dalam sistem, bukan diperlakukan sebagai lapisan tambahan. Lapisan 1-nya mendukung standar Confidential Security Contract (XSC) dan confidential smart contract, yang berarti pengembang harus memikirkan privasi saat membangun, bukan setelah semuanya sudah terpasang. Kedengarannya rapi di atas kertas, tapi saya pikir tantangan sesungguhnya adalah menjaga agar tetap mudah digunakan. Lebih banyak privasi juga bisa berarti lebih banyak aturan, lebih banyak keputusan bagi pengembang, dan kadang lebih banyak kerumitan bagi pengguna. Pertukaran itu sulit dihindari. Saya lebih tertarik pada bagaimana orang menghadapinya dalam kehidupan sehari-hari daripada seberapa bagus arsitekturnya terdengar dalam sebuah deskripsi. Jika pengembang bisa memahami perilaku sistem dan membangun di sekelilingnya tanpa terus-menerus melawan rancangan, itu penting. Hal yang sama berlaku untuk pengguna. Mereka tidak seharusnya perlu memahami setiap mekanisme yang mendasarinya hanya untuk berinteraksi dengan aplikasi secara normal. Aplikasi keuangan membuat ini bahkan lebih penting karena perilaku yang dapat diprediksi dan biaya yang jelas bisa dengan cepat menjadi kebutuhan praktis, bukan sekadar tambahan yang bagus. Saya belajar untuk memperhatikan detail kecil ini karena biasanya memberi Anda lebih banyak informasi tentang infrastruktur daripada klaim besar. Privasi berguna, tetapi ia juga mengubah cara sebuah sistem harus beroperasi. Pertanyaan yang terus saya bawa kembali itu sederhana: apakah kompleksitas tambahan itu bisa tetap dikelola? Jika bisa, rancangan mulai terasa kurang seperti eksperimen teknis dan lebih seperti sesuatu yang benar-benar bisa dikerjakan orang.
$DUSK DUSK $1 Baik
@Dusk_Foundation
Yang membuat saya menoleh dua kali pada Dusk Network adalah bahwa kerahasiaan ditempatkan di dalam sistem, bukan diperlakukan sebagai lapisan tambahan. Lapisan 1-nya mendukung standar Confidential Security Contract (XSC) dan confidential smart contract, yang berarti pengembang harus memikirkan privasi saat membangun, bukan setelah semuanya sudah terpasang. Kedengarannya rapi di atas kertas, tapi saya pikir tantangan sesungguhnya adalah menjaga agar tetap mudah digunakan. Lebih banyak privasi juga bisa berarti lebih banyak aturan, lebih banyak keputusan bagi pengembang, dan kadang lebih banyak kerumitan bagi pengguna. Pertukaran itu sulit dihindari. Saya lebih tertarik pada bagaimana orang menghadapinya dalam kehidupan sehari-hari daripada seberapa bagus arsitekturnya terdengar dalam sebuah deskripsi. Jika pengembang bisa memahami perilaku sistem dan membangun di sekelilingnya tanpa terus-menerus melawan rancangan, itu penting. Hal yang sama berlaku untuk pengguna. Mereka tidak seharusnya perlu memahami setiap mekanisme yang mendasarinya hanya untuk berinteraksi dengan aplikasi secara normal. Aplikasi keuangan membuat ini bahkan lebih penting karena perilaku yang dapat diprediksi dan biaya yang jelas bisa dengan cepat menjadi kebutuhan praktis, bukan sekadar tambahan yang bagus. Saya belajar untuk memperhatikan detail kecil ini karena biasanya memberi Anda lebih banyak informasi tentang infrastruktur daripada klaim besar. Privasi berguna, tetapi ia juga mengubah cara sebuah sistem harus beroperasi. Pertanyaan yang terus saya bawa kembali itu sederhana: apakah kompleksitas tambahan itu bisa tetap dikelola? Jika bisa, rancangan mulai terasa kurang seperti eksperimen teknis dan lebih seperti sesuatu yang benar-benar bisa dikerjakan orang.
$DUSK DUSK $1 Baik
@Dusk_Foundation
