#dusk $DUSK @Dusk
Saat meneliti Dusk hari ini, saya menemukan sebuah detail yang sebelumnya tidak benar-benar sempat saya pikirkan.
Dan jujur saja, saya merasa ini layak mendapat perhatian lebih dari komunitas.
Kita sering membahas apa yang terjadi ketika sebuah transaksi onchain berjalan dengan sempurna.
Tapi bagaimana kalau dunia nyata jadi berantakan?
Kunci yang hilang.
Penipuan.
Akun yang terkompromi.
Intervensi yang diwajibkan secara hukum.
Infrastruktur keuangan tradisional punya prosedur untuk situasi-situasi seperti ini. Jadi jika aset yang teregulasi masuk ke ranah onchain, infrastrukturnya juga harus mempertimbangkan hal-hal tersebut.
Yang saya anggap menarik dari desain teknis Dusk adalah bahwa pemulihan dan remediasi diperlakukan sebagai bagian dari alur kerja aset yang teregulasiโbukan sekadar diabaikan sebagai kasus tepi.
Sisi teknisnya lebih dalam lagi:
Kontrol akses dapat menentukan siapa yang memenuhi syarat untuk memegang atau mentransfer sebuah aset.
Aturan transfer dapat menerapkan pembatasan sebelum sebuah transaksi berjalan.
Aksi korporasi dapat mendukung hal-hal seperti dividen dan peristiwa yang digerakkan oleh penerbit.
Arsitektur mencakup proses pemulihan/remediasi untuk kunci yang hilang, respons terhadap penipuan, serta tindakan yang diwajibkan secara hukum.
Lapisan aset juga menjelaskan force transfer dan auditabilitas, sementara sistem lisensi dapat menangani validitas lisensi, pencabutan, dan perpanjangan.
Itu mengubah cara saya memandang tokenisasi.
Mungkin pertanyaan yang sebenarnya bukan hanya:
Bisakah kita memindahkan aset keuangan ke dalam onchain?
Ini adalah...
Bisakah kita membangun sistem keuangan onchain yang tetap tahu bagaimana menghadapi kenyataan?
Saya sudah melakukan riset pada sudut pandang ini.
Sekarang saya dengan tulus mendorong komunitas untuk menggali hal tersebut juga....
$XBIT.US $ONG
#SamsungToAnnounceNewShareholderReturnPlanFriday #TrumpPressesCongressToPassClarityAct #USJoblessClaimsFallTo206000 #WalmartFalls7%
Saat meneliti Dusk hari ini, saya menemukan sebuah detail yang sebelumnya tidak benar-benar sempat saya pikirkan.
Dan jujur saja, saya merasa ini layak mendapat perhatian lebih dari komunitas.
Kita sering membahas apa yang terjadi ketika sebuah transaksi onchain berjalan dengan sempurna.
Tapi bagaimana kalau dunia nyata jadi berantakan?
Kunci yang hilang.
Penipuan.
Akun yang terkompromi.
Intervensi yang diwajibkan secara hukum.
Infrastruktur keuangan tradisional punya prosedur untuk situasi-situasi seperti ini. Jadi jika aset yang teregulasi masuk ke ranah onchain, infrastrukturnya juga harus mempertimbangkan hal-hal tersebut.
Yang saya anggap menarik dari desain teknis Dusk adalah bahwa pemulihan dan remediasi diperlakukan sebagai bagian dari alur kerja aset yang teregulasiโbukan sekadar diabaikan sebagai kasus tepi.
Sisi teknisnya lebih dalam lagi:
Kontrol akses dapat menentukan siapa yang memenuhi syarat untuk memegang atau mentransfer sebuah aset.
Aturan transfer dapat menerapkan pembatasan sebelum sebuah transaksi berjalan.
Aksi korporasi dapat mendukung hal-hal seperti dividen dan peristiwa yang digerakkan oleh penerbit.
Arsitektur mencakup proses pemulihan/remediasi untuk kunci yang hilang, respons terhadap penipuan, serta tindakan yang diwajibkan secara hukum.
Lapisan aset juga menjelaskan force transfer dan auditabilitas, sementara sistem lisensi dapat menangani validitas lisensi, pencabutan, dan perpanjangan.
Itu mengubah cara saya memandang tokenisasi.
Mungkin pertanyaan yang sebenarnya bukan hanya:
Bisakah kita memindahkan aset keuangan ke dalam onchain?
Ini adalah...
Bisakah kita membangun sistem keuangan onchain yang tetap tahu bagaimana menghadapi kenyataan?
Saya sudah melakukan riset pada sudut pandang ini.
Sekarang saya dengan tulus mendorong komunitas untuk menggali hal tersebut juga....
$XBIT.US $ONG
#SamsungToAnnounceNewShareholderReturnPlanFriday #TrumpPressesCongressToPassClarityAct #USJoblessClaimsFallTo206000 #WalmartFalls7%