Kadang saya mengira Succinct Attestation hanyalah nama baru di antara begitu banyak narasi tentang konsensus. Pasar blockchain sejak lama jago menciptakan istilah yang terdengar berbeda, sementara pada intinya di balik layar sering kali hanyalah cara lain agar komputer-komputer bisa saling menyetujui.
Namun ketika saya membaca lebih teliti tentang Dusk, saya justru berhenti pada sebuah detail yang cukup kecil. Para provisioner tidak semuanya mengerjakan segalanya. Mereka dipilih secara acak ke dalam komite-komite berbeda untuk mengusulkan, memeriksa, lalu mengonfirmasi sebuah blok. Pembagian peran itulah yang membuat saya lebih banyak berpikir tentang koordinasi, bukan sekadar performa.
Ada sesuatu yang membuat saya gelisah ketika kita sering memandang konsensus sebagai algoritme matematika, padahal ia juga merupakan sebuah struktur organisasi. Sebuah jaringan tidak bertahan karena semua orang tahu segalanya, melainkan karena setiap komponen berkontribusi pada waktu yang tepat, dengan tanggung jawab yang tepat, dan meninggalkan sebuah keputusan yang berpotensi untuk bertahan lama.
Perlahan saya menyadari hal paling menarik bukan terletak pada teknologi—melainkan pada cara internet belajar berkoordinasi dengan individu-individu yang jauh satu sama lain melalui infrastruktur yang hampir tak terlihat.
Mungkin masa depan blockchain juga akan jauh lebih sedikit menyerupai perlombaan perangkat lunak dan lebih mirip evolusi yang sunyi dari collective intelligence.
#dusk $DUSK @Dusk $BTC
Namun ketika saya membaca lebih teliti tentang Dusk, saya justru berhenti pada sebuah detail yang cukup kecil. Para provisioner tidak semuanya mengerjakan segalanya. Mereka dipilih secara acak ke dalam komite-komite berbeda untuk mengusulkan, memeriksa, lalu mengonfirmasi sebuah blok. Pembagian peran itulah yang membuat saya lebih banyak berpikir tentang koordinasi, bukan sekadar performa.
Ada sesuatu yang membuat saya gelisah ketika kita sering memandang konsensus sebagai algoritme matematika, padahal ia juga merupakan sebuah struktur organisasi. Sebuah jaringan tidak bertahan karena semua orang tahu segalanya, melainkan karena setiap komponen berkontribusi pada waktu yang tepat, dengan tanggung jawab yang tepat, dan meninggalkan sebuah keputusan yang berpotensi untuk bertahan lama.
Perlahan saya menyadari hal paling menarik bukan terletak pada teknologi—melainkan pada cara internet belajar berkoordinasi dengan individu-individu yang jauh satu sama lain melalui infrastruktur yang hampir tak terlihat.
Mungkin masa depan blockchain juga akan jauh lebih sedikit menyerupai perlombaan perangkat lunak dan lebih mirip evolusi yang sunyi dari collective intelligence.
#dusk $DUSK @Dusk $BTC
