Semakin dalam saya masuk ke desain konsensus Dusk, semakin saya berpikir bahwa pertanyaan sebenarnya bukanlah siapa yang berhak memproduksi sebuah blok — melainkan siapa yang berhak memengaruhi sistem di sekitar keputusan tersebut.
Setelah melihat proses pemilihan DS, saya mulai lebih memperhatikan apa yang terjadi di antara pemilihan dan finalitas.
Bagian menariknya adalah bahwa Dusk tidak hanya bergantung pada satu provisioner untuk membuat keputusan yang tepat.
Provisioner yang terpilih mengusulkan blok, provisioner lain memvalidasinya secara independen, dan jaringan melewati tahapan pemungutan suara yang terpisah sebelum mencapai finalisasi.
Pemilahan ini penting.
Namun itu juga memunculkan pertanyaan yang lebih mendalam:
Seberapa besar keamanan berasal dari ambang batas pemungutan suara itu sendiri, dan seberapa besar yang bergantung pada kualitas serta komposisi komite di belakangnya?
Jika pemilihan komite bersifat deterministik, maka pentingnya terletak pada seberapa acak atau tak terduga pemilihan tersebut.
Jika stake, usia, parameter "M", hash blok sebelumnya, dan kunci publik semuanya memengaruhi pemilihan, maka mengubah bagian mana pun dari lingkungan tersebut berpotensi mengubah siapa yang berpartisipasi dalam konsensus dari waktu ke waktu.
Itu membawa saya pada pertanyaan Dusk yang lebih besar:
Apakah desentralisasi semata-mata tentang memiliki banyak provisioner, atau tentang memastikan tidak ada kelompok kecil yang berulang kali dapat menjadi berpengaruh melalui proses pemilihan?
Itulah bagian Dusk yang akan saya dalami selanjutnya.
@Dusk $DUSK #dusk
Setelah melihat proses pemilihan DS, saya mulai lebih memperhatikan apa yang terjadi di antara pemilihan dan finalitas.
Bagian menariknya adalah bahwa Dusk tidak hanya bergantung pada satu provisioner untuk membuat keputusan yang tepat.
Provisioner yang terpilih mengusulkan blok, provisioner lain memvalidasinya secara independen, dan jaringan melewati tahapan pemungutan suara yang terpisah sebelum mencapai finalisasi.
Pemilahan ini penting.
Namun itu juga memunculkan pertanyaan yang lebih mendalam:
Seberapa besar keamanan berasal dari ambang batas pemungutan suara itu sendiri, dan seberapa besar yang bergantung pada kualitas serta komposisi komite di belakangnya?
Jika pemilihan komite bersifat deterministik, maka pentingnya terletak pada seberapa acak atau tak terduga pemilihan tersebut.
Jika stake, usia, parameter "M", hash blok sebelumnya, dan kunci publik semuanya memengaruhi pemilihan, maka mengubah bagian mana pun dari lingkungan tersebut berpotensi mengubah siapa yang berpartisipasi dalam konsensus dari waktu ke waktu.
Itu membawa saya pada pertanyaan Dusk yang lebih besar:
Apakah desentralisasi semata-mata tentang memiliki banyak provisioner, atau tentang memastikan tidak ada kelompok kecil yang berulang kali dapat menjadi berpengaruh melalui proses pemilihan?
Itulah bagian Dusk yang akan saya dalami selanjutnya.
@Dusk $DUSK #dusk
