$NVDAB TermMax suku bunga tetap itu seperti lapisan es tipis; setelah mencoba selama tiga jam, saya tidak terlalu berani menambah posisi besar (full/overweight).
Saya menjalankan TermMax dan Pendle, Notional dengan parameter yang sama selama tiga jam. Dari tampilan awal, kuotasi suku bunga tetap TermMax terlihat bagus, tetapi saat melakukan pemesanan nyata, slippage-nya jauh lebih besar dibanding AMM milik Pendle. Kedalaman order book kurang; dengan ukuran order menengah saja, bisa menggeser perkiraan annualized (APY) sekitar 0,4 poin persentase. Token TERM lebih banyak memberikan subsidi untuk interaksi sisi depan (front-end), sedangkan insentif market making di backend tidak terbentuk menjadi satu rantai yang tertutup (closed loop). Ia tidak menempuh jejak lama Notional; struktur likuiditasnya lebih mirip DEX order book awal.
Masalahnya terkonsentrasi pada penanganan saat jatuh tempo. Aset yang jatuh tempo di TermMax perlu ditebus secara manual; tidak seperti Notional yang otomatis bergulir ke periode berikutnya. Biaya Gas untuk banyak akun akumulatifnya tidak kecil, dan terlihat lebih jelas pada deployment lintas-chain. Dibandingkan suku bunga elastis Aave, kepastian tenor TermMax adalah keunggulan, tetapi jalur penebusan menambah satu langkah sehingga annualized yang benar-benar diterima bisa menyusut. Parameter kliring di mainnet dan L2 tidak seragam; dengan rasio jaminan yang sama, ambang pemicu di rantai berbeda bisa berbeda pula. Jadi, saat strategi di-deploy lintas chain, mudah sekali terjebak.
Dari sisi kompetitor, Pendle memisahkan YT/PT sehingga para arbitrager tetap terjaga; pada tahap cold-start, order book TermMax justru malah menghalangi volume arbitrase. Namun, aset jaminan yang didukung TermMax lebih beragam dibanding Notional; aset ekor panjang (mid-long tail) bisa di-hang-kan. Jika bagian likuiditas ini bisa benar-benar dibangun, nilai governance token TERM mungkin bisa terealisasi. Saat ini, proposal tata kelola terlalu sedikit; token lebih terasa seperti bukti/sertifikat insentif (reward credential).
Kesimpulan saya: TermMax cocok untuk orang yang bersedia menelan sedikit slippage demi suku bunga tetap. Pengguna untuk arbitrase frekuensi tinggi dan yang membawa dana besar akan merasa kurang nyaman. Arahnya benar, tetapi tingkat penyelesaiannya masih kurang setengah tahap; likuiditas dan otomatisasi saat jatuh tempo perlu ditingkatkan. #termmax @TermMax