Semakin saya melihat TermMax, semakin saya berpikir likuiditas mungkin adalah produk nyata yang sedang diuji.

Struktur FT/XT masuk akal secara konsep karena memisahkan eksposur tetap dan variabel.

Namun membuat dua eksposur yang berbeda hanya berguna jika pasar benar-benar dapat mematok harga keduanya secara efisien.

Di situlah semuanya menjadi menarik.

Sebuah FT tidak bernilai hanya karena ia memiliki klaim jatuh tempo yang terdefinisi.

Manfaat nyatanya bergantung pada apakah seseorang bisa masuk, bertahan, dan pada akhirnya keluar dari posisi tersebut tanpa membayar terlalu mahal karena ilikuiditas.

Hal yang sama berlaku untuk XT.

Jika salah satu sisi pasar menjadi sulit untuk diperdagangkan, pemisahan risiko secara teoretis menjadi jauh kurang berguna dalam praktik.

Karena itu saya merasa TermMax sedang menguji sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar fixed-rate DeFi.

TermMax menguji apakah berbagai jenis risiko dapat mengembangkan likuiditas dan penemuan harga mereka sendiri.

Di pasar tradisional, durasi, kredit, dan eksposur pasar dapat dipisahkan menjadi instrumen-instrumen yang diperdagangkan oleh peserta berbeda sesuai preferensi mereka.

DeFi sering kali menggabungkan risiko-risiko ini.

TermMax menarik karena mencoba membuat pemisahan itu menjadi bawaan di dalam protokol.

Namun bukti sesungguhnya tidak akan datang dari mekanismenya sendiri.

Buktinya akan datang ketika pasar menjadi volatil.

Jika FT dan XT dapat terus menemukan harga yang masuk akal saat kondisi menjadi sulit, itu akan menjadi validasi yang jauh lebih kuat untuk desain tersebut.

Bagi saya, metrik yang layak diawasi adalah:

bukan hanya apakah TermMax bisa memisahkan risiko,

tapi apakah pasar benar-benar dapat mematok harga setiap bagian risiko itu secara efisien.
@TermMax #termmax