Membaca tentang @TermMax membuat saya memikirkan ulang bagaimana pinjaman berbunga tetap dapat direpresentasikan di blockchain.
Protokol ini menggunakan FT hampir seperti obligasi zero-coupon.
Anda tidak hanya menerima klaim berbasis mengambang. FT mewakili jumlah pasti dari token utang yang menjadi dapat ditebus pada saat jatuh tempo.
Sebelum jatuh tempo, ia bisa diperdagangkan dengan diskon.
Cara memandang sistem seperti ini jauh lebih rapi daripada sekadar menyebutnya “protokol pinjaman lain.”
Pertanyaan menarik bagi saya adalah apakah likuiditas sekunder bisa tetap cukup dalam bagi orang-orang yang tidak ingin menunggu sampai jatuh tempo.
Di sanalah teori bertemu dengan kenyataan.
Mekanismenya jelas, tapi pasar selalu menceritakan kisah yang sebenarnya.
#TermMax