Walmart (WMT) Turun 7% — Meski Melewati Target Laba
Saham Walmart anjlok lebih dari 7% pada Kamis, meski raksasa ritel itu mengungguli estimasi Wall Street dan menaikkan panduan untuk setahun penuh. Ini kejutan 👇
Angkanya:
🔹 Pendapatan: $187,9B (melampaui estimasi ~$186B)
🔹 Laba per saham (Adjusted EPS): $0,81 (vs. $0,74 yang diperkirakan)
🔹 Penjualan sebanding AS: +2,6% — tetapi analis mengharapkan 3,7–3,8%
Kenapa Terjadi Jual-Beli?
Kemenangan tersebut tidak terlalu berpengaruh — pasar justru fokus pada perlambatan. Penjualan gerai yang sama di AS tumbuh pada laju paling lambat sejak Q4 2020, dan panduan Q3 berada di bawah ekspektasi (EPS $0,62–$0,64 vs. estimasi $0,68). Manajemen menyoroti kenaikan biaya bahan bakar, belanja konsumen yang lebih lemah, serta hambatan bisnis farmasi dari negosiasi harga obat Medicare.
Reaksi Pasar:
Penurunan Walmart menyeret Dow turun seiring lonjakan imbal hasil (yield) obligasi Treasury jangka panjang. Pesaing Target dan Costco juga ikut tergelincir.
Bull vs. Bear:
🟢 Jefferies & RBC mempertahankan peringkat Buy — dengan alasan pertumbuhan e-commerce, iklan, dan keanggotaan
🔴 Sebagian melihat ini sebagai tanda peringatan bagi konsumen AS yang lebih luas menjelang musim liburan
Walmart sering disebut sebagai indikator utama kondisi ekonomi — jadi pergerakan ini dipantau jauh melampaui sektor ritel. Ini peluang buy-the-dip atau tanda bahaya untuk belanja konsumen? 🤔
#WalmartFalls7%