Ukraina berupaya menggunakan drone yang dilengkapi sistem Starlink untuk menyerang lokasi peluncuran rudal di dalam Rusia sejauh 200 kilometer, karena menghadapi kekurangan interseptor pertahanan udara. Menurut ChainCatcher, rencana tersebut memerlukan persetujuan dari Elon Musk, yang posisinya masih belum pasti.
Komunikasi menjadi lebih sulit setelah mantan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov dicopot dari jabatannya. Para ahli militer mengatakan Ukraina tidak mungkin memperoleh cukup pencegat untuk mempertahankan strategi pertahanan udara mereka.
