Satu hal yang saya perhatikan dengan Dusk bukanlah berapa banyak transaksi yang dapat diproses oleh jaringan.

Yang saya perhatikan adalah seberapa besar aktivitas itu benar-benar bergantung pada lapisan kepatuhan yang dapat diprogram.

Arsitekturnya memberi aset yang teregulasi opsi yang berguna: kondisi kelayakan atau perizinan dapat diperiksa sebagai bagian dari penyelesaian transaksi (settlement), alih-alih sepenuhnya bergantung pada proses KYC eksternal atau mekanisme pembekuan darurat.

Ini penting karena adopsi institusional biasanya tidak terhambat oleh kemampuan untuk memindahkan nilai. Yang menjadi penghambat adalah apakah perpindahan tersebut dapat memenuhi aturan yang mengatur nilai itu.

Namun, masih ada celah antara memiliki kemampuan tersebut dan membuktikannya pada skala besar.

Jika sebagian besar aktivitas harian tetap berupa transfer sederhana sementara hanya sebagian kecil yang memanggil logika kontrak, maka bagian terkuat dari tesis institusional Dusk masih menunggu penggunaan nyata untuk memberikan tekanan yang sesuai.

Bagi saya, metrik yang menarik bukanlah jumlah transaksi mentah.

Melainkan apakah aset yang teregulasi pada akhirnya menjadikan settlement yang dapat diprogram sebagai bagian normal dari aktivitas jaringan, bukan sekadar opsi arsitektural yang berada di pinggir.

Di sanalah desain Dusk mendapatkan uji yang jauh lebih bermakna. #dusk @Dusk $DUSK
#dusk @Dusk $DUSK