Saat dana terbatas, yang paling dihindari adalah meng-‘all in’ sekaligus. Bagi modal menjadi tiga bagian yang sama, masing-masing punya fungsinya. Satu bagian untuk trading jangka pendek, menangkap fluktuasi kecil—ambil keuntungan lalu simpan, jangan serakah. Satu bagian untuk investasi jangka menengah-panjang, masuklah hanya saat tren besar sudah jelas—di waktu biasa jangan terus-terusan mengamati layar. Sisanya adalah dana darurat; apa pun kondisi pasar, jangan disentuh—saat situasi genting, itu adalah jaring pengaman. Sekitar delapan puluh persen waktu pasar berada dalam fase sideways/bergelombang; trading yang terlalu sering hanya menguntungkan platform, dan biaya transaksi membakar modal sampai habis. Kalau tidak ada sinyal, pegang koin (cash) saja—jangan terus menatap layar; tunggu sinyal tren yang benar-benar jelas baru bertindak. Setelah profit, ingat untuk menarik sebagian; uang masuk ke dompet, barulah benar-benar untung. Stop loss wajib ditetapkan: jika salah, keluar dengan tegas, jangan berharap pembalikan. Saat profit sudah mencapai target, kurangi posisi—jangan serakah sampai akhir. Saat mengalami kerugian, sama sekali jangan menambah modal (averaging down); untuk dana kecil, bertahan sendirian tidak cukup—semakin ditambah, semakin dalam. Setiap transaksi harus mengikuti aturan. Dana sedikit tidaklah menakutkan; yang berbahaya adalah ingin ‘balikkan keadaan’ sekaligus lalu merusak ritme#BTCSurpasses$72000 $BTC