Beberapa hari ini saya membahas TermMax—suku bunga tetap, Alpha, dan juga tiga token. Hari ini saya ingin membahas khusus tentang Vault dan Curator.

Pertama, ada detail kecil. Kata “Curator” berasal dari bahasa Latin curare, yang berarti “merawat, mengawasi”. Di museum, kurator disebut seperti itu: mereka memilih barang, melakukan perawatan, dan memutuskan bagaimana barang dipamerkan. Di DeFi, sebenarnya kurang lebih sama: bukan Anda yang tiap hari harus memantau pengaturan, melainkan ada orang profesional yang membantu mengawasi dana, merancang strategi, serta mengendalikan risiko.

Lalu bagaimana mereka menetapkan suku bunga?

Mereka memakai Range Order dan kurva penetapan harga. Secara sederhana: dana dibagi menjadi beberapa segmen, dan setiap segmen diberi rentang suku bunga yang berbeda. Misalnya, 500 ribu pertama bisa menerima 5%-7%, lalu bagian di atasnya dinaikkan menjadi 7%-10%. Kurvanya bisa dibuat untuk hanya pinjam (borrow), hanya pasokan (lend) atau keduanya. Selain itu, bisa juga mengatur batas jumlah dana dan menyesuaikan parameter. Semua operasi ini ada time lock, dan ada Guardian yang mengawasi di samping.

Sekarang saya bahas cara menangani dana yang menganggur—ini yang paling saya perhatikan.

Protokol akan menaruh sementara dana yang belum sempat dipasangkan dalam matching ke protokol seperti Aave dan Morpho agar tetap menghasilkan imbal hasil.

Sebagai contoh, Morpho sangat jelas. Di TermMax V2 ada desain bernama Composable Base Yield. Saat Curator membuat Vault, Anda bisa langsung memilih sebuah Vault dari Morpho sebagai basis. Setelah dana dimasukkan, jika belum dipasangkan ke pasar suku bunga tetap, dana itu otomatis terlebih dahulu berjalan di Morpho untuk memperoleh imbal hasil yang bersifat mengambang. Begitu pesanan selesai dan termatch, barulah dana ditransfer menjadi posisi suku bunga tetap.

Intinya, uang tidak dibiarkan menunggu diam. Pertama, imbal hasil dari Morpho dipakai sebagai “alas”, dan setelah matching berhasil, baru ditumpuk dengan imbal hasil suku bunga tetap. Pihak resmi juga pernah menyebutkan bahwa Morpho Vault yang dikelola oleh Gauntlet pernah digunakan sebagai basis untuk skema seperti ini.

Setelah saya menontonnya sendiri, kesan terbesar saya adalah: mereka membuat dua hal—“ada tenaga profesional yang mengurus” dan “uang sebisa mungkin tidak menganggur”—dengan cara yang cukup konkret. Dulu keraguan terbesar saya pada suku bunga tetap adalah: uang yang masuk mungkin harus menganggur sambil menunggu matching. Sekarang, setidaknya ketika menunggu, masih ada lapisan imbal hasil mengambang di bawahnya yang menopang.

Tapi saya harus mengingatkan soal risiko. Seberapa baik level Curator, risiko bawaan Morpho, dan berapa biaya manajemen yang dikenakan oleh Vault—semuanya perlu Anda nilai sendiri. Hanya saja, dari sisi desain, mereka memang tampak sedang menyelesaikan masalah yang sangat nyata: uang tidak boleh hanya “tertidur” tanpa hasil.

#termmax @TermMax