Kebanyakan orang masih mengukur @TermMax dengan angka yang salah.

1,5M wallet terdaftar terdengar mengesankan sampai Anda membagi TVL $90M yang dilaporkan dengan basis tersebut.

$90M ÷ 1,5M = sekitar $60 per wallet.

Itu tidak otomatis berarti pertumbuhan yang lemah. Justru memunculkan pertanyaan yang lebih berguna: berapa banyak wallet yang benar-benar menjadi modal aktif?

Posisi yang dibiayai itu satu hal. Kembali setelah jatuh tempo, membuka posisi lain, dan mengalokasikan lebih banyak modal adalah sinyal yang sama sekali berbeda.

Hal yang sama berlaku untuk cerita multichain. Jika $90M tersebar di 10 chain EVM, rata-rata sederhananya hanya $9M per chain. Distribusi yang lebih luas bisa meningkatkan akses, tetapi pasar berbasis fixed-rate hidup atau mati berdasarkan kedalaman likuiditas. Sepuluh deployment tidak otomatis menciptakan sepuluh pasar yang dalam.

Saya juga akan mengamati di mana modal vault benar-benar bekerja. Jika 40% aset diarahkan ke Aave, Morpho, atau Venus alih-alih pasar fixed-term milik TermMax sendiri, itu bisa menjadi optimalisasi hasil (yield) yang cerdas. Namun itu juga bisa mengungkap sesuatu yang tidak nyaman: permintaan peminjam (native borrower) belum cukup dalam untuk menyerap modal tersebut.

Dan lalu ada TMX.

Suplai tetap 1B membuat kelangkaan mudah diukur. Permintaan jauh lebih sulit.

Bagi saya, fase berikutnya #TermMax bukan soal mengumpulkan lebih banyak wallet atau meluncur di lebih banyak chain.

Ini tentang membuktikan bahwa pengguna kembali, modal tetap produktif, dan demand untuk fixed-rate cukup kuat untuk mendukung ekonominya.

Di situlah kisah valuasi yang sesungguhnya dimulai.
#termmax @TermMax