Dulu saya mengira Smart Unwind pada dasarnya adalah tombol keluar untuk posisi yang dilaverage dan tidak ingin Anda pegang sampai jatuh tempo.

Namun setelah saya melihat apa yang sebenarnya harus terjadi agar unwind dapat bekerja.

Posisinya tidak hilang. Utangnya juga tidak hilang. Pihak lain harus memutuskan bahwa mengambil alih ekonomi GT tersebut lebih baik daripada membuka posisi baru.

Itu membuat APR target terasa kurang seperti harga untuk keluar dan lebih seperti sinyal penciptaan pasar.

Misalnya, pemegang GT menetapkan target mereka di 15% APR sementara pasar saat ini mematok risiko serupa pada 9%. Posisi tidak bergerak hanya karena mereka menetapkan angka itu — posisinya hanya bergerak ketika peserta lain menyetujui bahwa 15% itu sepadan untuk diambil.

Itulah yang menciptakan perbedaan yang menarik.

Posisi berjangka tetap bisa dipindahtangankan tanpa harus likuid.

Uji likuiditas yang sebenarnya adalah apakah ketentuannya menjadi cukup menarik bagi pihak lain untuk bersedia mengambil risikonya sebelum jatuh tempo.

Dalam arti itu, Smart Unwind sebenarnya bukan menghapus kebutuhan akan counterparty. Smart Unwind hanya membuat posisi tersebut lebih mudah untuk diberi harga oleh satu pihak.

Dan bagian itulah yang saya anggap lebih menarik daripada otomatisasinya.

Uji berikutnya untuk fixed-term DeFi bukanlah likuiditas saat diminta — melainkan apakah kondisi untuk keluar cukup jelas agar likuiditas dapat menemukannya sendiri.

@TermMax $AVAAI #termmax
📊 Apa yang membuat posisi berjangka benar-benar likuid?
🔄 Easy to transfer
100%
🎯 Attractive enough to take
0%
💧 Deep secondary liquidity
0%
🌪️ Depends on market conditions
0%
1 Voting • Voting ditutup