Saya mulai melihat TermMax dari sisi fixed-rate, tetapi semakin dalam saya masuk, semakin menarik mekanisme penetapan harganya.

Klaim dengan jatuh tempo tetap bukan hal baru. Notional menggunakan fCash, sementara Yield Protocol memakai fyTokens untuk mewakili klaim yang akan diselesaikan pada jatuh tempo yang telah ditentukan. Pendle mengambil jalur yang berbeda dengan memecah sebuah aset menjadi Principal dan Yield Tokens.

TermMax tampaknya mengambil langkah selanjutnya.

Alih-alih memperlakukan suku bunga sebagai satu angka untuk seluruh transaksi, sistem Range Order-nya memungkinkan pembuat (maker) membangun kurva dengan berbagai tingkat suku bunga. Sebagian modal bisa dipadankan pada satu tingkat suku bunga, sementara bagian-bagian berikutnya bergerak melalui tingkat suku bunga yang berbeda saat order terisi.

Hal ini membuat saya melihat TermMax bukan sekadar sebagai pasar pinjaman dengan fixed-rate yang sederhana, melainkan sebagai sistem untuk mengekspresikan pandangan tentang bagaimana permintaan pinjaman seharusnya diberi harga.

Dan ada konsekuensi yang halus di sini.

Pasar tidak hanya menemukan satu suku bunga. Maker dapat menentukan bagaimana suku bunga itu harus berubah ketika likuiditas dikonsumsi.

Bagi saya, di sinilah TermMax menjadi lebih menarik: mengubah penetapan harga untuk kredit dengan batas waktu menjadi sesuatu yang bisa diprogram, bukan sekadar memilih satu angka tetap.

Harap jangan anggap ini sebagai nasihat keuangan. Tujuannya adalah untuk memberi informasi dan edukasi, bukan untuk mendorong Anda berinvestasi.

#termmax @TermMax