Apakah bull market benar-benar sudah kembali? Dorongan kali ini sebenarnya cuma short squeeze jangka pendek, atau memang menandai pembalikan tren yang benar-benar total?
Pada Rabu lalu, saat BTC menembus 70059 dolar dan ETH naik 12% dalam sehari, saya kebetulan sedang memantau arus dana di rantai.
Melihat lonjakan cepat ini, saya sambil mencoba—menangkap beberapa interaksi protokol pinjam-meminjam dengan perangkat uji, sekaligus menjalankan @TermMax yang belakangan cukup ramai dibahas.
Setelah saya berinteraksi langsung, saya menemukan bahwa logika yang memecah seluruh utang menjadi tiga bagian—FT, GT, dan XT—memang ada nilainya. FT kira-kira seperti obligasi tanpa kupon (zero-coupon), ditambah penetapan harga dengan kurva menggunakan Range Order untuk mengunci imbal hasil sampai jatuh tempo. Hasilnya, “suku bunga tetap” diubah menjadi aset yang bisa diperdagangkan bebas di chain.
Belakangan, mereka meluncurkan RWA collateral di BNB Chain, bahkan membuat TermMax Alpha tanpa mekanisme clear/liquidation. Untuk bagian fixed income di chain, semuanya tampak cukup “berkelas”.
Tapi desain ini memang bisa bekerja—yang benar-benar membuat saya khawatir adalah konversi likuiditas dan kondisi pasar yang ekstrem. Jika kedalaman pasar tidak cukup, FT pada dasarnya tidak akan bisa likuid. Peminjam yang ingin membeli kembali FT lebih awal untuk arbitrase biaya mungkin bahkan tidak menemukan order book yang memadai; dan jika terus dipertanyakan, “tanpa liquidation” pada dasarnya berarti pembayaran lebih awal dalam bentuk Premium (premi). Dalam skenario penurunan tajam satu arah (single-side crash), orang biasa yang menghitung biaya premi mungkin sama sekali tidak bisa balik modal. Semakin kompleks mekanismenya, semakin besar pula permukaan paparan risiko sistematis.
Mereka sedang berusaha membangun infrastruktur obligasi di chain, tetapi sejauh ini lebih mirip alat untuk developer dan pemain level lebih tinggi. Untuk orang biasa, menambah leverage secara membabi buta atau bermain imbal hasil terstruktur sangat mudah jadi jebakan.
Secara keseluruhan, #TermMax mendorong arah fixed income di chain—itu tidak masalah. Namun, imbal hasil selalu berbanding lurus dengan risiko. Token mereka, $TMX, diperkirakan TGE pada 25 Agustus. Daripada nekat membabat leverage berisiko tinggi, lebih baik hadapi dengan rasional: pikirkan model risikonya dulu, baru gerakkan dana.
Pada Rabu lalu, saat BTC menembus 70059 dolar dan ETH naik 12% dalam sehari, saya kebetulan sedang memantau arus dana di rantai.
Melihat lonjakan cepat ini, saya sambil mencoba—menangkap beberapa interaksi protokol pinjam-meminjam dengan perangkat uji, sekaligus menjalankan @TermMax yang belakangan cukup ramai dibahas.
Setelah saya berinteraksi langsung, saya menemukan bahwa logika yang memecah seluruh utang menjadi tiga bagian—FT, GT, dan XT—memang ada nilainya. FT kira-kira seperti obligasi tanpa kupon (zero-coupon), ditambah penetapan harga dengan kurva menggunakan Range Order untuk mengunci imbal hasil sampai jatuh tempo. Hasilnya, “suku bunga tetap” diubah menjadi aset yang bisa diperdagangkan bebas di chain.
Belakangan, mereka meluncurkan RWA collateral di BNB Chain, bahkan membuat TermMax Alpha tanpa mekanisme clear/liquidation. Untuk bagian fixed income di chain, semuanya tampak cukup “berkelas”.
Tapi desain ini memang bisa bekerja—yang benar-benar membuat saya khawatir adalah konversi likuiditas dan kondisi pasar yang ekstrem. Jika kedalaman pasar tidak cukup, FT pada dasarnya tidak akan bisa likuid. Peminjam yang ingin membeli kembali FT lebih awal untuk arbitrase biaya mungkin bahkan tidak menemukan order book yang memadai; dan jika terus dipertanyakan, “tanpa liquidation” pada dasarnya berarti pembayaran lebih awal dalam bentuk Premium (premi). Dalam skenario penurunan tajam satu arah (single-side crash), orang biasa yang menghitung biaya premi mungkin sama sekali tidak bisa balik modal. Semakin kompleks mekanismenya, semakin besar pula permukaan paparan risiko sistematis.
Mereka sedang berusaha membangun infrastruktur obligasi di chain, tetapi sejauh ini lebih mirip alat untuk developer dan pemain level lebih tinggi. Untuk orang biasa, menambah leverage secara membabi buta atau bermain imbal hasil terstruktur sangat mudah jadi jebakan.
Secara keseluruhan, #TermMax mendorong arah fixed income di chain—itu tidak masalah. Namun, imbal hasil selalu berbanding lurus dengan risiko. Token mereka, $TMX, diperkirakan TGE pada 25 Agustus. Daripada nekat membabat leverage berisiko tinggi, lebih baik hadapi dengan rasional: pikirkan model risikonya dulu, baru gerakkan dana.