Menurut BBC, wali kota Como telah melarang bersepeda di beberapa bagian kota bersejarah Italia setelah ia ditabrak sepeda listrik. Alessandro Rapinese mengatakan langkah itu dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan publik dan akan mewajibkan pesepeda turun dari sepeda di sekitar 30 jalan mulai September. Kebijakan ini merupakan bagian dari paket aturan lalu lintas yang lebih luas, yang membentuk Zona Lalu Lintas Terbatas untuk mengelola pertumbuhan wisata serta memberlakukan pembatasan yang lebih ketat bagi mobil dan van di pusat kota. Aturan ini berlaku untuk sepeda listrik maupun sepeda dorong, karena kode jalan raya Italia tidak membedakan keduanya. Rapinese mengatakan dalam sebuah video bahwa ia bertabrakan dengan sepeda listrik pada bulan Juli setelah pemerintahannya membahas pembatasan lalu lintas, dan menambahkan bahwa ia tidak dibawa ke rumah sakit. Aturan lalu lintas baru juga akan mewajibkan beberapa kendaraan memiliki izin tahunan dan biaya masuk harian sebesar €3, sementara pengantaran ke toko dan restoran hanya akan diizinkan antara pukul 06:00 dan 23:00. Wisatawan yang menginap di hotel dapat masuk mengemudi ke pusat kota hanya jika akomodasi mereka memiliki tempat parkir. Larangan tersebut menuai kritik dari warga, dan petisi daring serta aksi bersepeda yang direncanakan pada 12 September ditujukan untuk menggagalkan keputusan tersebut.
