Pasar kontrak kembali menghangat; setelah lonjakan besar Bitcoin, yang paling ditakuti adalah...
Setelah Bitcoin terus naik, yang paling perlu diwaspadai biasanya bukan karena tidak ada pergerakan harga, melainkan karena pergerakan harga tiba-tiba menjadi terlalu panas.
Dalam beberapa waktu terakhir, aktivitas di pasar kripto relatif sepi, dan banyak trader sudah terbiasa dengan kondisi sideways/bergelombang. Akibatnya, pada 20 Agustus BTC tiba-tiba menembus cepat di atas 70.000 dolar AS; banyak posisi short mulai ditutup (short covering), sehingga harga terdorong makin tinggi. Pasar yang semula “tidak ada yang berdagang” tiba-tiba berubah menjadi “semua orang ingin mengejar.” Perubahan seperti ini sering kali memicu volatilitas yang sangat besar.
Untuk pasar kontrak, situasi seperti ini justru sangat “menggairahkan”.
Ketika harga naik dengan cepat, stop loss pihak short akan berubah menjadi order beli di pasar; sementara pihak long melihat harga terus naik, mereka pun akan menambah posisi (averaging/pyramiding). Dua tenaga ini saling tumpuk, sehingga harga mudah mengalami percepatan kenaikan dalam waktu singkat.
Namun di sinilah masalahnya.
Jika leverage pihak long menumpuk terlalu banyak, begitu harga mengalami penurunan cepat, hal yang sama juga dapat memicu serangkaian likuidasi berantai. Artinya, saat harga naik bisa terjadi “semakin naik semakin cepat,” dan saat harga turun pun bisa terjadi “semakin turun semakin cepat.”
Karena itu, ketika sekarang bertransaksi kontrak BTC, hal paling penting bukan menebak hari ini akan naik atau turun, melainkan mengendalikan ukuran posisi.
Jika sebuah posisi perlu mengandalkan leverage yang sangat tinggi untuk memperoleh keuntungan yang terlihat, sebenarnya risiko yang ditanggung sudah jauh melampaui batas yang bisa ditoleransi oleh volatilitas biasa. Apalagi ketika kabar penting tentang kebijakan sering muncul—pergerakan besar dalam hitungan menit bukanlah hal yang jarang.
Dari kondisi pasar saat ini, kembalinya BTC ke atas 70.000 dolar AS adalah sinyal positif, tetapi itu tidak berarti harga tidak akan melakukan koreksi (pullback). Kenaikan yang benar-benar sehat biasanya perlu melalui proses: retracement, konsolidasi, lalu baru dorongan naik lagi.
Jadi bagi trader kontrak, satu kalimat yang paling penting sekarang adalah: semakin panas kondisi pasar, semakin harus tetap dingin dalam mengatur posisi.
Kesempatan selalu tidak kurang ketika pasar memberikannya. Yang benar-benar sulit adalah tetap bisa menjaga disiplin trading saat orang lain sedang gila mengejar kenaikan harga. (FXEmpire)
$BTC
Setelah Bitcoin terus naik, yang paling perlu diwaspadai biasanya bukan karena tidak ada pergerakan harga, melainkan karena pergerakan harga tiba-tiba menjadi terlalu panas.
Dalam beberapa waktu terakhir, aktivitas di pasar kripto relatif sepi, dan banyak trader sudah terbiasa dengan kondisi sideways/bergelombang. Akibatnya, pada 20 Agustus BTC tiba-tiba menembus cepat di atas 70.000 dolar AS; banyak posisi short mulai ditutup (short covering), sehingga harga terdorong makin tinggi. Pasar yang semula “tidak ada yang berdagang” tiba-tiba berubah menjadi “semua orang ingin mengejar.” Perubahan seperti ini sering kali memicu volatilitas yang sangat besar.
Untuk pasar kontrak, situasi seperti ini justru sangat “menggairahkan”.
Ketika harga naik dengan cepat, stop loss pihak short akan berubah menjadi order beli di pasar; sementara pihak long melihat harga terus naik, mereka pun akan menambah posisi (averaging/pyramiding). Dua tenaga ini saling tumpuk, sehingga harga mudah mengalami percepatan kenaikan dalam waktu singkat.
Namun di sinilah masalahnya.
Jika leverage pihak long menumpuk terlalu banyak, begitu harga mengalami penurunan cepat, hal yang sama juga dapat memicu serangkaian likuidasi berantai. Artinya, saat harga naik bisa terjadi “semakin naik semakin cepat,” dan saat harga turun pun bisa terjadi “semakin turun semakin cepat.”
Karena itu, ketika sekarang bertransaksi kontrak BTC, hal paling penting bukan menebak hari ini akan naik atau turun, melainkan mengendalikan ukuran posisi.
Jika sebuah posisi perlu mengandalkan leverage yang sangat tinggi untuk memperoleh keuntungan yang terlihat, sebenarnya risiko yang ditanggung sudah jauh melampaui batas yang bisa ditoleransi oleh volatilitas biasa. Apalagi ketika kabar penting tentang kebijakan sering muncul—pergerakan besar dalam hitungan menit bukanlah hal yang jarang.
Dari kondisi pasar saat ini, kembalinya BTC ke atas 70.000 dolar AS adalah sinyal positif, tetapi itu tidak berarti harga tidak akan melakukan koreksi (pullback). Kenaikan yang benar-benar sehat biasanya perlu melalui proses: retracement, konsolidasi, lalu baru dorongan naik lagi.
Jadi bagi trader kontrak, satu kalimat yang paling penting sekarang adalah: semakin panas kondisi pasar, semakin harus tetap dingin dalam mengatur posisi.
Kesempatan selalu tidak kurang ketika pasar memberikannya. Yang benar-benar sulit adalah tetap bisa menjaga disiplin trading saat orang lain sedang gila mengejar kenaikan harga. (FXEmpire)
$BTC