Saat menyusun peta rute, saya memperhatikan arah produk “Dusk Pay” yang saat ini belum diluncurkan secara resmi. Ketika saya melihatnya bersama dengan stablecoin EURQ yang sempat saya bahas beberapa waktu lalu, saya merasa ambisi jalur ini lebih besar daripada yang terlihat di permukaan.

Jika hanya dilihat dari EURQ saja, stablecoin ini pada dasarnya adalah aset berlabuh euro yang patuh (compliant) yang diterbitkan oleh lembaga berizin seperti Quantoz. Di Dusk, stablecoin ini bisa digunakan untuk transfer dan penyelesaian, jadi ini bisa dibilang sudah menjembatani penggunaan uang fiat tradisional ke dalam rantai tersebut. Namun, stablecoin pada dasarnya hanyalah aset. Apakah benar-benar bisa dipakai oleh orang biasa sebagai alat pembayaran—masih ada satu lapisan lagi di antaranya: hal-hal yang sifatnya lebih ke aplikasi seperti merchant acquiring, integrasi pedagang, serta penyambungan ke jalur pembayaran yang sudah ada. Itulah teka-teki yang ingin dilengkapi oleh arah Dusk Pay.

Menurut saya, logika dari rangkaian ini adalah: Zedger di bagian awal mengurus settlement tingkat institusi, EURQ menyediakan wadah aset berbasis fiat yang patuh terhadap hukum, dan jika Dusk Pay bisa diwujudkan, ia mengisi “kilometer terakhir”—yakni bagaimana pengguna biasa dan merchant benar-benar menggunakan uang itu dalam praktik. Ketiga bagian yang digabungkan ini, secara teori, dapat membangun sebuah siklus penuh dari settlement institusi hingga pembayaran ritel. Ambisinya tidak kecil, karena di bidang pembayaran, sejarahnya salah satu tulang tersulit untuk digerakkan: bukan karena teknologinya tidak mampu, melainkan efek jaringan terlalu berat. Apakah merchant mau terintegrasi, dan apakah pengguna sudah terbiasa memakainya—semuanya tidak bisa dibuka hanya dengan keunggulan teknologi.

Keraguan terbesar saya setelah membaca资料 adalah: Dusk Pay saat ini masih berada pada tahap peta rute, belum ada jadwal peluncuran yang spesifik dan belum ada contoh implementasi yang nyata. Di antara rencana teknis murni dan berjalannya jaringan merchant, secara historis terlalu banyak proyek yang tumbang di tahap ini. Stablecoin itu sendiri tidak kekurangan, yang kurang adalah kepadatan merchant yang bersedia menerimanya. Ini kurang berkaitan dengan kemampuan teknis murni; lebih banyak terkait tantangan berat dalam pengembangan bisnis dan pembentukan kebiasaan pengguna. Sebagai sebuah blockchain yang relatif lebih “niche” dan cenderung berorientasi institusi, saya belum melihat jawaban yang membuat saya merasa yakin bahwa Dusk memiliki sumber daya dan jalur untuk mengunyah tulang itu.

Dari sisi fondasi teknis, saya rasa saya sudah memahaminya. Dua potongan teka-teki—settlement sekuritas dan stablecoin yang patuh—Dusk sudah menempatkan komponennya. Potongan terakhir, yakni pembayaran, adalah bagian yang menguji kemampuan eksekusi bisnis, bukan hanya cerita teknis. Untuk bagian ini, saya berencana menilai ulang setelah melihat integrasi merchant yang benar-benar berjalan. Untuk saat ini, itu masih bisa dianggap sebagai sebuah visi.

@Dusk #dusk $DUSK