Baru-baru ini aku melihat meme “susu anjing liar”. Seorang blogger membuat minuman bercandaan sendiri, dan masa berlakunya ditulis “permanen”. Netizen langsung heboh, dengan bercanda berkata, “Segala sesuatu takut pada waktu, waktu takut pada susu anjing liar.” Aku lihat cuma bisa ketawa—di dunia nyata, mana ada yang benar-benar permanen? Pada saat itu, yang kupikirkan adalah: kalau kepastian akhir dalam blockchain juga bisa “sepermanen” itu, tentu bagus.
Kemudian aku membuka whitepaper Dusk. Konsensus Succinct Attestation (SA)-nya memberi kesan bahwa mereka sedang mengejar “jenis permanen ala susu anjing liar” dalam dunia blockchain. Setiap blok harus melewati tiga putaran seleksi: proposal, verifikasi, dan persetujuan; orang-orang dipilih secara acak untuk membuat blok dan dipilih secara acak untuk memberi suara. Yang paling menarik: seed untuk pengurutan deterministik itu—seed dari blok sebelumnya ditambah dengan putaran, lalu di-hash untuk memilih siapa yang mendapat jatah. Seed itu sendiri dibuat oleh pembuat blok dengan menandatangani seed sebelumnya menggunakan kunci privat. Sebelum pembuat blok menandatangani, mereka bahkan belum tahu seperti apa seed untuk ronde berikutnya. Itu artinya apa? Itu artinya seperti undian blind box di Pop Mart—siapa pun tidak tahu kejutan apa yang tersembunyi di dalam kotak.
Aku sangat ingin mengatakan ini: makin lama aku merasa, masalah keamanan pada chain PoS dari dulu bukan soal “dihukum atau tidak”, melainkan soal “bisa diprediksi lebih awal atau tidak”. Kalau kamu bisa memprediksi siapa yang akan membuat blok, kamu bisa menyiapkan skema manipulasi lebih dulu—entah itu suap, serangan terarah, atau konspirasi. Begitu kamu baru menyadari setelahnya lalu memberi hukuman, semuanya sudah terlambat. Dengan SA dari Dusk, “prediktabilitas” dicekik sampai ke tingkat matematis—ini sebenarnya kemampuan yang hebat.
Banyak orang merasa “siapa staking paling banyak, dialah yang menentukan” adalah takdir PoS; dulu aku juga berpikir begitu. Tapi setelah melihat desain Dusk, aku menyadari perbedaan yang sangat mendasar: kebanyakan proyek menyerahkan masalah keamanan ke mekanisme penalti—kalau terjadi apa-apa, baru dihukum. Pada intinya itu tetap tanggung jawab setelah kejadian. Dusk malah mengutamakan pekerjaan pada algoritma pemilihannya sendiri, jadi kamu bahkan tidak punya kesempatan untuk berbuat onar sejak awal. Penalty itu adalah “deterrence” (daya gentar), sementara sifat tidak bisa diprediksi adalah “imunitas”. Daya gentar selalu ada celah untuk disiasati, sedangkan imunitas—yang mencegah virus masuk dari akar—adalah yang paling penting.
Penilaianku adalah, pendekatan Dusk ini jauh lebih canggih daripada sekadar menambah mekanisme penalti. Mereka bukan sedang menambal celah PoS, melainkan mendefinisikan ulang logika dasar PoS. Mungkin di masa depan, chain PoS bukan lagi soal siapa yang punya nilai penalti lebih tinggi, melainkan siapa yang algoritma pemilihannya paling tidak bisa diprediksi. #dusk $DUSK @Dusk
Kemudian aku membuka whitepaper Dusk. Konsensus Succinct Attestation (SA)-nya memberi kesan bahwa mereka sedang mengejar “jenis permanen ala susu anjing liar” dalam dunia blockchain. Setiap blok harus melewati tiga putaran seleksi: proposal, verifikasi, dan persetujuan; orang-orang dipilih secara acak untuk membuat blok dan dipilih secara acak untuk memberi suara. Yang paling menarik: seed untuk pengurutan deterministik itu—seed dari blok sebelumnya ditambah dengan putaran, lalu di-hash untuk memilih siapa yang mendapat jatah. Seed itu sendiri dibuat oleh pembuat blok dengan menandatangani seed sebelumnya menggunakan kunci privat. Sebelum pembuat blok menandatangani, mereka bahkan belum tahu seperti apa seed untuk ronde berikutnya. Itu artinya apa? Itu artinya seperti undian blind box di Pop Mart—siapa pun tidak tahu kejutan apa yang tersembunyi di dalam kotak.
Aku sangat ingin mengatakan ini: makin lama aku merasa, masalah keamanan pada chain PoS dari dulu bukan soal “dihukum atau tidak”, melainkan soal “bisa diprediksi lebih awal atau tidak”. Kalau kamu bisa memprediksi siapa yang akan membuat blok, kamu bisa menyiapkan skema manipulasi lebih dulu—entah itu suap, serangan terarah, atau konspirasi. Begitu kamu baru menyadari setelahnya lalu memberi hukuman, semuanya sudah terlambat. Dengan SA dari Dusk, “prediktabilitas” dicekik sampai ke tingkat matematis—ini sebenarnya kemampuan yang hebat.
Banyak orang merasa “siapa staking paling banyak, dialah yang menentukan” adalah takdir PoS; dulu aku juga berpikir begitu. Tapi setelah melihat desain Dusk, aku menyadari perbedaan yang sangat mendasar: kebanyakan proyek menyerahkan masalah keamanan ke mekanisme penalti—kalau terjadi apa-apa, baru dihukum. Pada intinya itu tetap tanggung jawab setelah kejadian. Dusk malah mengutamakan pekerjaan pada algoritma pemilihannya sendiri, jadi kamu bahkan tidak punya kesempatan untuk berbuat onar sejak awal. Penalty itu adalah “deterrence” (daya gentar), sementara sifat tidak bisa diprediksi adalah “imunitas”. Daya gentar selalu ada celah untuk disiasati, sedangkan imunitas—yang mencegah virus masuk dari akar—adalah yang paling penting.
Penilaianku adalah, pendekatan Dusk ini jauh lebih canggih daripada sekadar menambah mekanisme penalti. Mereka bukan sedang menambal celah PoS, melainkan mendefinisikan ulang logika dasar PoS. Mungkin di masa depan, chain PoS bukan lagi soal siapa yang punya nilai penalti lebih tinggi, melainkan siapa yang algoritma pemilihannya paling tidak bisa diprediksi. #dusk $DUSK @Dusk
